Peringati HUT ke-524

Pemkab Tabanan Bentuk Minimarket Gratis bagi Pengungsi Gunung Agung

Jumat, 1 Desember 2017 | 19:09 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, saat meninjau ketersedian bahan makanan untuk para pengungsi Gunung Agung.
Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, saat meninjau ketersedian bahan makanan untuk para pengungsi Gunung Agung. (Istimewa)

Jakarta - Peringatan hari ulang tahun (HUT) Tabanan ke-524 yang berlangsung pada Rabu (29/11), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menyelenggarakan berbagai program sosial diantaranya pembentukan Samsam Mart untuk pengungsi erupsi Gunung Agung. Samsam Mart berlokasi di Desa Samsam, merupakan sebuah posko bantuan berkonsep toko swalayan. Pengungsi Gunung Agung bisa berbelanja dengan gratis di tempat ini.

"Saya disini mewakili masyarakat Tabanan, mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang sudah berdonasi untuk pengungsi Karang Asem. Kami membentuk 10 posko bencana dan salah satunya adalah posko desa Samsam, yang diberi nama Samsam Mart. Kami punya tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menerima sekaligus mendistibusikan donasi ke para pengungsi. Semoga apa yang masyarakat Tabanan lakukan bisa membantu meringankan beban para pengungsi," ujar Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, secara simbolis mendaftarkan sekolah kepada pengungsi Gunung Agung, dengan cara memberikan bantuan berupa tas sekolah

Selain Samsam Mart, kata Bupati Eka, para pengungsi pun diberi keistimewaan lainnya, seperti bersekolah dan pelatihan wirausaha. "Kita beri pelatihan wirausaha kepada orang dewasa, seperti pelatihan mengelola ikan, membuat dupa dan kerajinan tangan lainnya. Pelatihan tersebut bertujuan agar para pengungsi tetap produktif, sehingga produk hasil pelatihan tersebut nantinya bisa mereka jual. Para anak anak pun kita daftarkan ke sekolah sekolah terdekat, jadi mereka bisa tetap menimba ilmu walau dengan kondisi seperti ini," papar dia

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), I Nyoman Gede Gunawan, menyatakan, setiap harinya mereka bisa menerima 150 donatur. "Penggalangan dana sudah kita lakukan sejak Gunung Agung masih berstatus Siaga, artinya penggalangan sudah dilakukan sejak tanggal 22 Oktober. Jadi kami mempunyai 2 kategori posko. Posko milik Dinsos bernama posko utama, sementara posko di masing-masing kecamatan disebut posko induk. Kita punya 10 kecamatan, jadi ada 10 posko induk yang siap menampung para pengungsi. Sementara, posko utama berfungsi untuk menyalurkan donasi kepada warga yang masih bertahan di Karangasem. Setiap harinya ada sekitar 100 donatur yang datang ke posko utama, kami kumpulkan berdasarkan kategori seperti makanan, pakaian, alat mandi dan sebagainya, kemudian baru kita salurkan," ujar Gunawan.

Melalui peringatan HUT Kota Tabanan, Bupati Eka menggugah semua pihak agar selalu peduli dengan sesama. "Dalam kondisi apapun, berbagi kasih harus dilakukan. Begitu juga dalam suasana suka cita seperti dalam peringatan HUT Kota Tabanan kali ini. Momen ini, jangan hanya disambut dengan suka cita saja. Saat ini, sekarang ini, saudara kita di Karangasem sedang berhadapan dengan situasi yang serba sulit. Selayaknya kita sebagai umat manusia harus ingat untuk berbagi," ujar Bupati Eka.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon