Sandiaga Tegaskan Pasokan Pangan di DKI Masih Aman

Senin, 4 Desember 2017 | 15:44 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman (tengah) bersama jajaran Direksi PT Station Food Tjipinang melakukan sidak di pasar induk beras Cipinang, Jakarta Timur, 4 Desember 2017.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman (tengah) bersama jajaran Direksi PT Station Food Tjipinang melakukan sidak di pasar induk beras Cipinang, Jakarta Timur, 4 Desember 2017. (BeritaSatu Photo/Carlos Roy Fajarta)

Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menegaskan, pasokan pangan seperti beras dan komiditi pangan lainnya di Jakarta dalam kondisi aman menjelang pergantian tahun. Meski beberapa daerah pemasok komoditi pangan mengalami banjir yang dapat menganggu distribusi komoditi ke DKI Jakarta.

"Ini kita antisipasi ya. Saya baru berkoordinasi dengan Pak Arief (Dirut PT Tjipinang Food Station, red). Memang ada siklus cuaca yang mengkhawatirkan, tetapi beliau sampaikan, sampai hari ini pasokan pangan di Jakarta masih aman," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (4/12).

Dengan amannya pasokan pangan, kata Sandiaga, pihaknya dapat memastikan harga pangan di wilayah DKI Jakarta tetap stabil menjelang peringatan hari Natal dan Tahun Baru.

"Kita pastikan harga untuk pangan di wilayah Jakarta tetap stabil menjelang Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Sementara itu, Dirut PT Tjipinang Food Station, Arief Prasetyo Adi, mengatakan, hingga hari ini masih ada beras jenis medium dengan harga Rp 7.800 perkilogram (kg) atau Rp 6.240 per liter. Tidak hanya itu, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang, saat ini mencapai 37.000 ton.

"Yang artinya, masih diatas stok minimum sebesar 30.000 ton. Dengan begitu, stok beras di Jakarta masih aman menjelang Natal dan Tahun Baru," kata Arief.

Arief menegaskan, pihaknya bersama Kementerian Pertanian (Kemtan), Kementerian Perdagangan (Kemdag), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI, pedagang Pasar Induk Beras Cipinang dan seluruh pemangku kepentingan perberasan, akan terus berusaha menjaga stabilitas, baik stok beras maupun harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang.

"Karena keberadaan Pasar Induk Beras Cipinang menjadi baromoter kondisi perberasan nasional," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon