Megawati Ingatkan Peserta Sekolah Partai Jangan Korupsi

Selasa, 12 Desember 2017 | 19:34 WIB
MS
FB
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FMB
Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) di hadapan peserta Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2018 di Wisma Kinasih, Depok, Jabar, Selasa 12 Desember 2017
Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) di hadapan peserta Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2018 di Wisma Kinasih, Depok, Jabar, Selasa 12 Desember 2017 (Ist)

Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung untuk tidak terlibat korupsi. Sanksi tegas berupa pemecatan siap dijatuhkan kepada mereka yang membandel.

Peringatan Megawati itu disampaikan kepada 74 peserta Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2018 di Wisma Kinasih, Depok, Jabar, Selasa (12/12).

Arahan Megawati sendiri disampaikan secara tertutup. Menurut Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di dalam arahannya, Megawati menyampaikan bahwa menjadi pemimpin itu tidak mudah. Karena itulah seluruh calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan harus betul-betul menunjukkan kualifikasi sebagai pemimpin yang baik.

"Pemimpin yang menyatu dengan rakyat, pemimpin yang tidak terbuai dengan kemewahan, pemimpin yang tidak melakukan korupsi," ujar Hasto mengulangi arahan Megawati.

"Ibu Megawati mengingatkan partai akan memberikan sanksi yang tegas bagi kader-kader partai yang terlibat korupsi, dengan memberikan sanksi pemecatan," tegas Hasto.

Kepada para peserta Sekolah Partai, kata Hasto, Megawati juga mengingatkan agar mewujudkan pemerintahan yang membumikan nilai-nilai Pancasila. "Karena itulah hal yang sangat fundamental, hal yang prinsip," tegasnya.

Hasto mencontohkan, pemerintahan yang membumikan nilai-nilai Pancasila salah satunya dengan meletakkan nilai kemanusiaan sebagai keberpihakan kepada wong cilik.

"Kepada mereka yang disebut sebagai kelompok marhaen, kaum dhuafa, untuk betul-betul mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya, mendapatkan penguatan dari pemerintahan yang menjamin tersedianya kebutuhan dasar di bidang pendidikan, kesehatan serta kehidupan yang layak sebagai kemanusaian," papar Hasto.

Selain itu, kata Hasto, Megawati menekankan bagaimana memenangkan pilkada dengan cara gotong royong.

"Bahwa partai bertanggung jawab menggerakkan seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai untuk memenangkan pemilu dengan cara gotong royong," ujar Hasto.

"Mereka harus belajar dari keberhasilan para kepala daerah PDI Perjuangan yang juga menjadi pengajar dan fasilitator (di sekolah partai)," ujarnya.‎



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon