Ditemukan Cara Membasmi Spam
Selasa, 8 Mei 2012 | 13:16 WIB
Para peneliti mengklaim telah mengembangkan perangkat lunak baru untuk mengatasi spam.
Apakah Anda bosan dengan pesan omong kosong membanjiri kotak masuk Anda? Berikut adalah beberapa kabar baik.
Sebuah tim di Institut Teknologi Massachusetts Media Laboratory memperkenalkan perangkat lunak yang disebut LazyTruth, seperti yang dilansir New Scientist.
"Kami mendapatkan banyak omong kosong di inbox kita," kata Matt Stempeck, pemimpin tim.
Para peneliti mengatakan LazyTruth akan mengatasi hal ini dengan mengirim kernel-program yang merupakan pusat inti dari sistem operasi komputer. Kernel memiliki kontrol penuh atas segala sesuatu yang terjadi dalam sistem. Jadi kernel akan mengontrol email yang masuk ke kotak masuk Anda.
Ketika kernel mengakui frase unik yang muncul dalam email, kernel akan menampilkan sebuah sanggahan bersumber dari fakta-checking website seperti Snopes.Com dan FactCheck.Org, menurut para peneliti.
Pencipta perangkat lunak berencana untuk bereksperimen dengan konfigurasi yang berbeda untuk menemukan yang paling efektif.
Sebagai contoh, termasuk link ke artikel lain yang mungkin melibatkan lebih banyak orang. Atau mungkin lebih baik menanamkan satu bagian ringkas ke seluruh email.
Tim ini akan mengukur efektivitas didasarkan pada berapa banyak pengguna LazyTruth mengirim tanggapan.
Apakah Anda bosan dengan pesan omong kosong membanjiri kotak masuk Anda? Berikut adalah beberapa kabar baik.
Sebuah tim di Institut Teknologi Massachusetts Media Laboratory memperkenalkan perangkat lunak yang disebut LazyTruth, seperti yang dilansir New Scientist.
"Kami mendapatkan banyak omong kosong di inbox kita," kata Matt Stempeck, pemimpin tim.
Para peneliti mengatakan LazyTruth akan mengatasi hal ini dengan mengirim kernel-program yang merupakan pusat inti dari sistem operasi komputer. Kernel memiliki kontrol penuh atas segala sesuatu yang terjadi dalam sistem. Jadi kernel akan mengontrol email yang masuk ke kotak masuk Anda.
Ketika kernel mengakui frase unik yang muncul dalam email, kernel akan menampilkan sebuah sanggahan bersumber dari fakta-checking website seperti Snopes.Com dan FactCheck.Org, menurut para peneliti.
Pencipta perangkat lunak berencana untuk bereksperimen dengan konfigurasi yang berbeda untuk menemukan yang paling efektif.
Sebagai contoh, termasuk link ke artikel lain yang mungkin melibatkan lebih banyak orang. Atau mungkin lebih baik menanamkan satu bagian ringkas ke seluruh email.
Tim ini akan mengukur efektivitas didasarkan pada berapa banyak pengguna LazyTruth mengirim tanggapan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




