Bupati Tabanan Raih Penghargaan Pamsinas Awards
Selasa, 19 Desember 2017 | 20:34 WIB
Jakarta - Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, dinilai berhasil dalam pengelolaan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Kerja keras tersebut membuahkan hasil, dengan meraih juara satu penghargaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsinas) Award yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Sebanyak 65 desa di Kabupaten Tabanan sudah menerapkan program Pamsinas. Pemerintah hanya membantu menyediakan, untuk selanjutnya semangat dari masyarakat untuk sama sama bergotong royong menjaga kebersihan, sanitasi menciptakan air yang bersih, kaena kalau air itu sudah bersih kesehatan masyarakatpun akan terjamin," ungkap Eka setelah menerima penghargaan di Aula Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta Selatan, Selasa (19/17).
Penghargaan Pamsinas merupakan program dari Kementerian PUPR yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Bupati Eka menambahkan, kedepannya Pemkab Tabanan akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk terus menerus mewujudkan Tabanan sebagai Kabupaten yang sehat dan bersih.
"Kerja sama baik itu dari internal seperti masyarakat dan juga kepala desa, kita juga akan menjalin kerja sama secara eksternal seperti dengan berbagai kementerian. Saya yakin, dengan adanya kerja sama yang bagus, Tabanan akan semakin terdepan," ujar Eka.
Bupati perempuan pertama di Bali tersebut juga merasa bangga kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan masyarakat yang telah bekerjasama dengan baik.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak khususnyya untuk desa munduk temu karena kepala desa beserta masyarakatnya sangat pro aktif sehingga program pamsimas ini bisa sukses," tandasnya.
Sementara itu, kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Wiratmaja, mengungkapkan, program Pamsinas pertama kali dimulai pada tahun 2014 berawal dari pernyataan minat kepada Kementerian PUPR.
"Dengan adanya pernyataan minat tersebut akhirnya kami diterima dan menjadi kabupaten pertama di pulau bali yang menerapkan program Pamsinas," kata dia.
Wiratmaja menambahkan, walaupun anggaran dari APBD kecil, tetapi dalam pengelolaan sanitasi dan air bersih harus bisa menjadi yang terdepan.
"Kedepannya kita akan terus meningkatkan baik itu dari segi pelayanan air minum dan sanitasi, persampahan dan juga pemukiman kumuh di Tabanan tidak boleh ada lagi," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




