PKPI: Pendamping Jokowi 2019 Diharapkan "JK Versi Muda"
Sabtu, 30 Desember 2017 | 13:39 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono menginginkan agar calon pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden 2019 adalah sosok muda seperti Jusuf Kalla yang saat ini menjadi Wakil Presiden. Pendamping Jokowi harus tokoh dari kalangan agama serta berwawasan ekonomi bisnis.
"Ya begitu, piawainya mirip Pak Jusuf Kalla syukur lebih -- tapi yang muda. Ukuran muda siapa? Ya di bawah saya, saya umur 73," ujar Hendropriyono dalam seuah diskusi di Gedung Wijayakusuma, Jalan Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (29/12).
Acara ini dihadiri juga oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hasan, Ketua Umum Hanura Oesman Sapto Odang, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Ashiddiqie, dan Staf Khusus Presiden Jokowi Gories Mere.
Menurut Hendropriyono, ada beberapa tokoh yang memenuhi kriteria sebagai "JK muda".
"Kan ada misalnya Chairul Tanjung, Sri Mulyani, Tuan Guruh Bajang, bisa saja. Tapi apakah orang itu berwawasan ekonomi bisnis kan rakyat yang menilai. Lihat siapa yang punya nilai ekonomi bisnis. Harapannya, Presiden Jokowi wakilnya orang yang sukses di bidang ekonomi bisnis," tandas dia.
Dia menilai tokoh dengan wawasan ekonomi kuat mampu mendongkrak perekonomian yang tertinggal dari negara tetangga. Dan tokoh tersebut merupakan tokoh yang juga aktif dalam organisasi dan partai Islam. Karena alasan itu pula dia menganulir calon yang muncul dari purnawirawan TNI.
"Kita ketinggalan kemajuan, kita harus maju. Kebetulan orang yang kita teropong yang piawai dalam ekonomi bisnis ini banyak membantu partai-partai perkumpulan organisasi Islam," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketum PAN Zulfikli Hasan memprediksikan apa yang disampaikan Hendropriyono bakal terbukti. Pasalnya, Hendropriyono merupakan profesor di bidang intelijen.
"Pak Hendro kan profesor, intel. Saya kira beberapa kali prediksi beliau terbukti," ungkap dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




