Bugs Meltdown dan Spectre Ancam Pengguna Komputer

Kamis, 4 Januari 2018 | 21:28 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Ilustrasi prosesor.
Ilustrasi prosesor. (Pixabay)

Jakarta - Firma teknologi tengah mencoba memperbaiki dua bug besar yang membuat peretas dapat mencuri data sensitif. Seperti diutarakan peneliti Google, salah satu kelemahan keamanan yang disebut sebagai Spectre ditemukan pada cip buatan Intel, AMD serta ARM, Kamis (4/1).

Sementara itu bug lainnya yang disebut Meltdown hanya memengaruhi cip buatan Intel.

Kerentanan Meltdown memungkinkan peretas untuk mengakses sistem memori dari prosesor dengan mengeksploitasi cara pemrosesan paralel. Hal itu dimungkinkan dengan menggunakan kode JavaScript dalam browser untuk mengakses memori pada prosesor. Memori tersebut dapat berisi password, data, serta informasi berharga lainnya.

Sementara itu menurut periset, kerentanan Spectre masih belum jelas dan jauh lebih sulit untuk dieksploitasi daripada Meltdown.

Industri teknologi berharap masalah tersebut dapat segera diperbaiki sebelum detail mengenai bug tersebut disebarluaskan ke masyarakat.

Menurut Badan Keamanan Siber Inggris (NCSC) belum terdapat bukti bahwa kerentanan Spectre serta Meltdown sudah dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurut periset yang menemukan bug tersebut, cip yang terpengaruh bug Spectre serta Meltdown tersebut adalah produksi tahun 1994 hingga saat ini.

Menurut Intel beberapa perbaikan guna menambal kelemahan tersebut akan tersedia pada beberapa hari mendatang. Saat ini Intel menjadi produsen terbesar prosesor untuk dunia dengan 80 persen komputer desktop serta 90 persen laptop.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon