Anies-Sandi Rayakan Natal dengan Umat Kristiani

Sabtu, 13 Januari 2018 | 21:40 WIB
CF
YD
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: YUD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menghadiri perayaan Natal di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 13 Januari 2017.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menghadiri perayaan Natal di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 13 Januari 2017. (Beritasatu/Primus Dorimulu)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menghadiri perayaan Natal bersama umat Kristiani di lingkungan DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (13/1) di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu Anies mengenakan baju batik dengan motif kembang berwarna biru laut sedangkan Sandiaga mengenakan batik berwarna ungu dengan motif beragam.

Anies datang bersama istrinya istrinya, Fery Farhati Ganis. Pada awalnya para awak media ingin melakukan doorstop keduanya belum memberikan pernyataan dan baru memberikan keterangan setelah acara selesai.

Beberapa pejabat utama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Asisten Pembangunan Setda DKI Gamal Sinurat, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Michael Rolandi dan Kepala Biro Pendidikan Mental Setda DKI Hendra Hidayat.

"Sungguh Tuhan memberikan kesempatan kepada kita kesehatan kemudahan keceriaan untuk bisa hadir bersama pada perayaan natal bersama. Perayaan ini merupakan kegiatan bersama pemprov dan masyarakat kristen se-Jakarta," ujar Anies, Sabtu (13/1) malam kepada awak media usai menghadiri acara tersebut.

Perayaan tersebut dikatakannya untuk mewujudkan komitmen bahwa Jakarta adalah milik semua dan ibukota juga adalah rumah dari semua tidak membedakan agama, suku, ras, antar golongan.

"Konsekuensinya dalam penyelenggaraan ini, maka kegiatan ini seharusnya Pemprov menjadi komponen utama dalam peringatan hari besar keagamaan. Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada 7 aras Gereja dan Keuskupan Agung Jakarta dan masyarakat Kristiani yang hadir," tambahnya.

Anies menyebutkan perayaan hari besar keagamaan akan menjadi tradisi baru di ibukota secara berkelanjutan. Dalam obrolan bersama aras dan Keuskupan wujudkan mereka sepakat untuk sama-sama mewujudkan Jakarta yang inklusif kepada semua lapisan.

"Pesan-pesan mulai yang seharusnya kegiatan agama bisa lebih keras lagi, yang ingin diungkapkan sama dengan pesan yang kemaren merayakan Natal Pemprov DKI. Natal itu penting karena dalam setiap perayaannya ada refleksi atas nilai natal yang universal yakni kesederhanaan hidup dan ketenangan hati," kata Anies.

Kestabilan hati disebutkannya merupakan kuncinya damai, yang hadir dari tenang dan stabil hati, serta hiruk pikuk kegiatan menjauhkan kita dari ketenangan.

"Lebih pada kemampuan respon diri. Kami percaya semangat kerja yang muncul lebih baik. Pesan kedamaian, ketenangan, kesederhanaan menjadi pesan yang kita bawa di tahun baru ini," tandasnya.

Dalam perayaan Natal tersebut, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mengerahkan 50 personel untuk mengatur lalu lintas di pintu masuk dan keluar kawasan JI Expo.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon