Empat Pasangan Bakal Calon Wali Kota Bogor Lulus Tes Kesehatan
Rabu, 17 Januari 2018 | 08:17 WIB
Bogor - Seluruh atau empat pasangan bakal calon peserta Pemilihan Walikota Bogor (Pilwalkot) 2018 lulus pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bogor akan menetapkan bakal calon menjadi calon wali kota pada 12 Februari 2018.
"Kesimpulan yang dibuat ini merupakan hasil pleno dari tim dokter yang melibatkan sejumlah ahli di bidangnya," papar Ketua KPUD Kota Bogor Undang Suryatna, Rabu (17/1) setelah menerima salinan hasil tes kesehatan dari tim dokter RS AL Mintohardjo kemarin.
Penggantian setelah ditetapkan sebagai peserta atau calon wali kota dan wakil wali kota menurut Undang, hanya berlaku apabila yang bersangkutan mengalami halangan tetap seperti sakit parah dan meninggal dunia. Apabila peserta berhalangan tetap kurang dari satu bulan sebelum hari pencoblosan maka namanya tidak bisa digantikan sehingga batal.
Undang menjelaskan, pengganti peserta yang berhalangan tetap juga harus menyerahkan persyaratan yang sama seperti peserta yang telah lebih dulu mengikuti proses pencalonan. Persyaratan yang sama juga berlaku bagi jalur perseorangan. Para peserta yang mengundurkan diri dari pencalonan bisa dikenai sanksi.
Ketua Kelompok Kerja Pemeriksaan Kesehatan KPU Kota Bogor, Bambang Wahyu menjelaskan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan jasmani, rohani serta penggunaan narkoba. Pemeriksaan tersebut dilakukan tiga instansi terkait di RS AL Mintohardjo Jakarta, 11-14 Januari 2018 lalu.
"Bakal calon juga diminta menyerahkan riwayat kesehatan dan obat yang sedang di konsumsi sebelum pemeriksaan," kata Bambang menambahkan. Ia menyimpulkan proses pemeriksaan kesehatan terhadap empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota berlangsung tertib dan aman di bawah pengawasan ketat panitia pengawas pemilihan umum.
Pilwalkot Bogor 2018 diikuti empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, yaitu Bima Arya Sugiarto-Edie A. Rachim diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, Partai Hanura, dan Nasdem.
Pasangan Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso diusung PDIP dan PKB. Sedangkan Pasangan Ahmad Ru'yat-Zaenul Mutaqien diusung Partai Persatuan Pembangunan, PKS, dan Gerindra. Kemudian pasangan Edgar Suratman-Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat dari jalur independen atau perseorangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




