Pilkada, Polda Jatim Pantau 1.524 Akun Media Sosial

Rabu, 17 Januari 2018 | 16:28 WIB
FA
YD
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: YUD
Ilustrasi media sosial.
Ilustrasi media sosial. (Istimewa)

Jakarta - Akun media sosial (medsos) menjadi perhatian Polda Jatim dalam pelaksanaan Pilkada 2018. Di provinsi ujung Timur pulau Jawa itu akan ada pemilihan gubernur dan pemilihan di 18 kabupaten/kota.

"Di Jatim kita antisipasi anggota yang berpolitik. Satgas money politics juga sudah dibentuk dan akan bekerja dengan lidik dan OTT. Kita bekerjasama dengan Sentra Gakumdu yang ada unsur Panwas dan kejaksaan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Mabes Polri, Rabu (17/1).

Isu yang diwaspadai adalah isu-isu yang berkembang mengenai SARA, hoax dan kebencian.

Polda Jatim sudah melakukan patroli siber dan ada 1.524 akun yang ditenggarai melakukan deviasi (mengacaukan) pelaksanaan Pilkada di Jatim.

"Dari 1.524 akun, 398 akun sudah ditake down, karena enggak bisa diblokir, karena menyebarkan hoax, kebencian, dan SARA. Akun ini ditenggarai IP addressnya gak jelas. Akun-akun ini diciptakan sedemikian rupa untuk menyebarkan SARA dan kebohongan," imbuhnya.

Untuk jumlah personel yang dikerahkan, Barung melanjutkan, ada 26 ribu personel Polri yang disebar. Lalu ada 80 ribu Linmas dan 6 ribu TNI. Jadi total jumlahnya 126 ribu.

"Mereka akan menjaga TPS bersama Linmas dan melaksanakan patroli serta penegakan hukum. TNI BKO ke Polri. Kita juga

melibatkan tokoh masyarakat sebagai pendingin dari Pilkada," lanjutnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon