Konstruksi LRT di Jaktim Roboh, Ini Kata Sandiaga
Senin, 22 Januari 2018 | 10:04 WIB
Jakarta- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan rasa keprihatinannya atas robohnya konstruksi kereta api ringan (Light Rapid Transit/LRT) yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome di Kayu Putih, Jakarta Timur pada Senin dinihari (22/1) sekitar pukul 00.20 WIB. Akibat insiden itu, lima orang terluka karena tertimpa reruntuhan.
"Saya prihatin dan berduka cita terutama bila ada korban pekerja proyek tersebut," kata pria yang akrab disapa Sandi ini di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/1).
Dia mengatakan, direksi Jakpro selaku pelaksana proyek pernah bilang bahwa pembangunan LRT molor. "Dan pas minggu lalu hari Rabu atau Kamis saya pesan ke pak Satya (Direktur Jakpro), dia katakan kita mulai ketinggalan dari realisasi sama rencana," kata Sandiaga.
Dia mengatakan, keterlambatan penyelesaian proyek LRT tersebut akibat cuaca. Adapun targetnya bisa beroperasi bulan Juli jelang Asian Games. "Target Juli harus realisasi Asian Games, pak Satya bilang kalau mereka akan mengejar dengan shift yang ditambah orang dan kita sama-sama khawatir masalah keselamatan kerjanya," kata Sandiaga.
Dengan beban dan target kerja itu, kata Sandi, bisa saja ada prosedur yang terlupakan demi efisiensi waktu. "Jadi saya belum dapat laporan tersebut, tadi sahur belum ada. Nanti saya akan langsung minta laporan lengkap," kata Sandiaga.
Berdasarkan data, korban insiden tersebut adalah Rois Julianto (27), Wahyudin (18), Abdul Mupit (30), Ahmad Kumaedi (22) dan Jamal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




