Pembalap Swiss Juara Etape 1 Tour de Indonesia

Kamis, 25 Januari 2018 | 15:03 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Pembalap memacu sepeda pada etape pertama Tour De Indonesia 2018 saat melintas di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Kamis, 25 Januari 2018. Tour De Indonesia diikuti 94 pebalap dari 19 negara menempuh empat etape dengan jarak 613,3 kilometer dari Prambanan Yogyakarta dan finis di pulau Bali.
Pembalap memacu sepeda pada etape pertama Tour De Indonesia 2018 saat melintas di kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, Kamis, 25 Januari 2018. Tour De Indonesia diikuti 94 pebalap dari 19 negara menempuh empat etape dengan jarak 613,3 kilometer dari Prambanan Yogyakarta dan finis di pulau Bali. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Ngawi - Pembalap asal Swiss, Dylan Page menjuarai etape pertama kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) 2018 yang mengambil start dari Candi Prambanan, Yogyakarta, dan finis di Alun-Alun Ngawi, Jawa Timur, Kamis (25/1) dengan jarak tempuh 127,4 km.

Salah satu pembalap andalan Team Sapura Cycling Malaysia ini menjadi yang tercepat setelah menang adu sprint dengan dua pembalap asal Indonesia yaitu Projo Waseso yang memperkuat timnas dan Abdul Gani dari KFC Cycling Team dengan catatan waktu 02:42:04.

Dengan kemenangan ini Dylan Page berhak menyandang purple jersey (kostum ungu) atau menjadi pimpinan klasemen umum hingga etape pertama. Sedangkan Projo Waseso menjadi pebalap Indonesia tercepat dan berhak menyandang kayas jersey (kostum merah muda).

"Tinggal sedikit lagi sebenarnya. Sebetulnya bisa, tapi 50 meter jelang finis saya tertahan pembalap Aisan dan nyaris salah jalur. Tapi saya bisa kembali dan masih berada di rombongan depan," kata Projo Waseso usai balapan.

Menyodoknya pembalap Indonesia di etape pertama ini sudah diprediksi oleh pelatih timnas Ferinanto. Kondisi tersebut didasarkan kemampuan pembalap Indonesia yang dimiliki saat ini yaitu mampu bersaing dengan pembalap asing.

Balapan etape pertama memang berlangsung dengan ketat sejak dilepas di Candi Prambanan. Selama balapan terdapat tiga titik sprint yang pertama di Taman Sriwedari Solo dan yang tercepat adalah Robin Manullang dari PGN Cycling Team.

Untuk titik sprint kedua di depan Kantor Bupati Sragen giliran pembalap Terengganu Cycling Team Malaysia, Nur Amirul Fakhruddin dan untuk titik sprint terakhir direbut oleh pembalap asal St George Continental Cycling Team, Mathew Zenovich.

Dengan bergantinya pembalap tercepat dititik sprint dan finis menunjukkan jika balapan etape pertama ini didominasi pebalap yang mempunyai spesialisasi sprint. Tidak hanya pebalap asing, pembalap tuan rumah Indonesia juga mampu bersaing di barisan terdepan.

"Hasil yang cukup bagus. Sebenarnya peluang untuk ke depan memang ada. Tapi semua melihat, persaingan cukup ketat dan pembalap kami sempat bersenggolan dengan pembalap lain menjelas finis," kata Sport Director KFC Cycling Team, Parno saat dikonfimasi.

Setelah menyelesaikan etape pertama, pembalap yang finis bakal menjalani etape kedua dari Madiun menuju Mojokerto dengan jarak 117,5 km. Balapan etape dua ini akan melalui lintasan yang tidak jauh beda dengan etape pertama. Dengan demikian pembalap dengan spesialisasi sprint bakal kembali berjaya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon