Evakuasi Jasad Korban Sukhoi Terkendala Kemiringan Medan

Jumat, 11 Mei 2012 | 15:12 WIB
RC
B
Penulis: Ronna Nirmala/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Sejumlah tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI,  Polri dan relawan melanjutkan evakuasi menuju lokasi jatuhnya  pesawat Shukoi superjet 100 untuk di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. FOTO: EPA/ADI WEDA
Sejumlah tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan relawan melanjutkan evakuasi menuju lokasi jatuhnya pesawat Shukoi superjet 100 untuk di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. FOTO: EPA/ADI WEDA
Belum diangkatnya ke-12 jenazah tersebut dikarenakan medan track side yang berada pada 85 derajat kemiringan.

Tim evakuasi gabungan evakuasi masih belum dapat mengevakuasi ke-12 jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa  Barat, Jumat siang.
 
"Belum berhasil kami angkat untuk dibawa  dengan helikopter ke Jakarta, semuanya masih di track side," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Daryatmo, dalam keterangan pers Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, hari ini.
 
Menurut Daryatmo, belum diangkatnya ke-12 jenazah tersebut dikarenakan medan track side yang berada pada 85 derajat kemiringan. Namun, dia memastikan bahwa timnya akan tetap melakukan evakuasi hingga keseluruhan korban dapat ditemukan.
 
"Kami ucapkan belasungkawa, senantiasa memberikan ketabahan kepada keluarga dan juga yang lain. Kami akan tetap lanjutkan evakuasi melalui udara, sudah dibuat helipad  tambahan dan rescuer juga sudah bersiap melanjutkan pencarian lain," ungkap Daryatmo.

Sebelumnya, pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA36801  hilang kontak pada koordinat 06° 43' 08" Lintang Selatan dan 106° 43'  15" Bujur Timur.

Tim gabungan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 telah  berhasil menemukan 12 jasad korban tepat pada pukul 10.00 WIB tadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon