Istri Anggota Polri Berikan Bantuan untuk Korban Gempa di Bogor

Kamis, 1 Februari 2018 | 13:09 WIB
VS
IC
Penulis: Vento Saudale | Editor: CAH
Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Coreta Putut Eko Bayu Seno didampingi oleh Bhayangkari Jawa Barat Winny Agung Budi Maryoto dan Bhayangkari Cabang Bogor Ghina Dicky saat bercengkrama dengan anak korban bencana gempa, di Nanggung, Kabupaten Bogor, 31 Januari 2018.
Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Coreta Putut Eko Bayu Seno didampingi oleh Bhayangkari Jawa Barat Winny Agung Budi Maryoto dan Bhayangkari Cabang Bogor Ghina Dicky saat bercengkrama dengan anak korban bencana gempa, di Nanggung, Kabupaten Bogor, 31 Januari 2018. (BeritaSatu Photo/Vento Saudale)

Bogor – Para istri anggota Polri melalui Yayasan Kemala Bhayangkari mengunjungi korban bencana gempa di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor kemarin. Selain membawa bantuan mulai dari bahan makanan hingga bahan bangunan, para bhayangkari ini juga melakukan trauma healing dan pengobatan gratis.

Dalam kunjungan itu, Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Coreta Putut Eko Bayu Seno didampingi oleh Ketua Bhayangkari Pengurus Daerah Jawa Barat Winny Agung Budi Maryoto dan Ketua Bhayangkari Cabang Bogor Ghina Dicky beserta rombongan harus melakukan perjalanan sekitar lima jam dari Jakarta.

Bantuan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fisik secara umum, tapi lebih kepada bantuan untuk perempuan dan anak-anak seperti pakaian wanita, buku bacaan untuk anak-anak, popok bayi, dan lainnya.

"Karena terlihat banyak sekali kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depannya apabila anak-anak dibiarkan mengalami trauma ketika terjadi bencana seperti banjir, gempa, longsor atau apapun itu harus ada penanganan pascabencana," papar Coreta.

Coreta yang merupakan istri dari Komjen Putut Eko Bayu Seno yang menjabat Irwasum Mabes Polri menjelaskan, tim yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut untuk memberikan hiburan untuk anak-anak maupun dewasa seperti Polisi Sahabat Anak, Polisi yang bermain Sulap, Bhabinkamtibmas yang ikut bermain bersama. Serta dari Kementrian Sosial yang membantu trauma healing.

Pengurus Bhayangkari sendiri lebih mengutamakan anak-anak seperti membuat taman baca untuk memperluas wawasannya, juga area taman bermain seperti yang sudah dilakukan di Papua, Pulau Seribu, Kalimantan yang mendapat antusias dari masyarakat.

Ia juga berharap ke depannya bahwa yang lain bisa mengikuti dalam memberikan bantuan dan juga menaruh perhatian kepada anak-anak beserta pendidikannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon