Kampanye Damai di Jatim Harga Mati

Minggu, 18 Februari 2018 | 14:35 WIB
TR
WP
Penulis: Teguh L Rahmadi | Editor: WBP
Deklarasi kampanye damai, yang diselenggarakan KPU Jatim, berlangsung guyub rukun.
Deklarasi kampanye damai, yang diselenggarakan KPU Jatim, berlangsung guyub rukun. (Beritasatu Photo/Teguh LR)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo bergarap Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 berjalan guyub, rukun dan damai.

"Kami masyarakat dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim sepakat Pilkada Jatim yang damai harga mati," tegas pria yang akrab disapa Pakde Karwo, saat menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, di Maspion Square, Surabaya, Minggu (17/2).

Hadir dalam deklarasi tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halim Iskandar, Kapolda Jatim Irjen Polisi Machmud Arifin, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen Tentara Nasional Indonesia (TNI) Arif Rahman.

Kampanye damai ini, lanjut Pakde Karwo, menempatkan suasana aman, nyaman dan damai saat berlangsungnya pilkada. Deklarasi kampanye damai harga mati sebagai hasil pembahasan, pengamatan, dan pendalaman pemerintah, pimpinan lembaga daerah, dan pemangku kepentingan Jatim yang mengharapkan Pilgub Jatim berjalan damai. "Kami bersama Ketua DPRD, Kapolda dan Pangdam Jatim sepakat bahwa kepentingan masyarakat harus diutamakan. Maka, kami memiliki sikap mengutamakan kepentingan masyarakat Jatim dan pembangunan kesejahteraan," tegasnya.

Guyub Rukun
Senada dengan Forpimda Jatim, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito mengatakan, KPU Jatim ingin mewujudkan Pilgub Jatim berlangsung guyub dan rukun. Menurutnya, pergantian kepala daerah merupakan hal biasa setiap lima tahun sekali. Saat itu, kesempatan rakyat memilih pemimpinnya secara baik dan positif. "Apabila terdapat perselisihan, semua harus dilaksanakan dengan dialog. KPU Jatim bekomitmen memberantas permasalahan money politic maupun isu yang menghambat proses demokrasi di Jatim," ungkapnya.

Selain dukungan komitmen pilkada damai harga mati oleh Gubernur, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Ketua DPRD Jatim, deklarasi komitmen kampanye damai diikuti Tim pemenangan paslon serta calon gubernur dan wakil gubernur Jatim, yaitu nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak serta nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno.

Kedua tim kampanye, sama-sama menyuguhkan kesenian tradisional. Meskipun didukung partai politik (parpol) berbeda, namun deklarasi kampanye damai tersebut tidak ada gesekan satu dengan lainnya.

Dalam Pilgub Jatim, pasangan Khofifah-Emil Dardak didukung Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Nasdem. Sedangkan Gus Ipul-Puti Soekarno didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon