Korban Kecelakaan Kerja Tol Becakayu Luka di Wajah

Selasa, 20 Februari 2018 | 16:01 WIB
BM
JS
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: JAS
Garis polisi dipasang di sekitar ambruknya brekat timber tiang pancang/pilar Tol? Becakayu, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa, 20 Februari 2018.
Garis polisi dipasang di sekitar ambruknya brekat timber tiang pancang/pilar Tol? Becakayu, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa, 20 Februari 2018. (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Jakarta - Waldi (43) salah satu korban kecelakaan kerja proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), mengalami luka di bagian wajah. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Bhayangkara Polri dr Yayok Witarto mengatakan, pihaknya menerima Waldi sekitar pukul 05.10 WIB dan langsung ditangani.

"Datang pasien korban kecelakaan kerja atas nama bapak Waldi. Jadi datang dengan luka di daerah wajah," ujar Yayok, Selasa (20/2).

Dikatakan, kemudian dokter bedah melakukan serangkaian pemeriksaan di laboratorium dan pemeriksaan foto.

"Setelah dilakukan pemeriksaan tersebut, saat ini pasien dirawat di ruang VIP Harja III. Jadi sedang diobservasi," ungkapnya.

Ia menyampaikan, Waldi bisa berkomunikasi dengan baik dan dapat menerima asupan makanan. "Komunikasi bagus, kemudian bisa menerima asupan makanan cukup baik. Saat ini masih dilakukan observasi untuk pelaksanaan pengelolaan kesehatan lebih lanjut," katanya.

Ia menuturkan, kondisi Waldi relatif baik dengan luka-luka di bagian wajah. "Bisa dikatakan relatif baik. Bisa komunikasi, stabil dirawat di ruang biasa, artinya tidak di ruang ICU. Ya ada luka terutama daerah wajah. Saat ini yang terlihat daerah wajah, tapi kita lihat lagi, teliti lagi apakah ada yang lain," tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan Tol Becakayu, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu para pekerja sedang melakukan pengecoran, tiba-tiba bekisting pierhead merosot dan jatuh.

Akibat peristiwa itu, tujuh orang pekerja mengalami luka-luka akibat terjatuh dan tertimpa material cor. Mereka antara lain Joni Arisman, Rusman, Supri, Kirpan, Sarmin, dan Agus, dirawat di Rumah Sakit UKI, Jakarta Timur. Sementara satu orang bernama Waldi, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon