Genjot Pariwisata, Gus Ipul Usung Program Seribu Dewi
Minggu, 25 Februari 2018 | 18:49 WIB
Banyuwangi - Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menghabiskan akhir pekan di Banyuwangi, Minggu (25/2). Dirinya berwisata ke sejumlah destinasi wisata di wilayah berjuluk The Sunrise of Java ini. Kedatangan Gus Ipul, langsung disambut meriah wisatawan yang menyerbu untuk berfoto bersama.
Dalam kunjungannya, keponakan almarhum KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini, memuji wisata berkonsep edukasi maritim di Bangsring Underwater, hingga membawa nelayan pengelola wisata setempat mendapat Kalpataru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kreativitas dipadu dengan sistem pemasaran yang baik, merupakan salah satu kunci keberhasilan wisata. Hal ini telah dilakukan secara maksimal di Banyuwangi," kata Gus Ipul.
Bangsring Underwater sendiri memiliki sejumlah rumah apung dan keramba berisi anak hiu yang diselamatkan dari jaring nelayan untuk direhabilitasi. Selain itu, wisatawan juga ikut serta menanam terumbu karang. Daerah yang dulu susut ikannya karena sistem bom ikan, saat ini telah berubah menjadi rumah bagi ratusan jenis ikan, terumbu karang, koloni soft coral. Kekayaan biota laut membuat wisatawan gemar snorkeling.
Gus Ipul sendiri, sempat memberi makan ikan dengan roti serta menanam terumbu karang. "Dulu orang cari ikan untuk beli roti. Sekarang beli roti untuk kasih makan ikan," ujarnya.
Mantan Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal ini, memperkenalkan program Seribu Dewi yang merupakan pengembangan seribu desa wisata di seluruh pelosok Jatim, bersama Cawagub Puti Guntur Soekarno.
"Titik tekan programnya adalah warga, pariwisata berbasis warga. Ibu-ibu, anak muda, warga diberdayakan. Kita sasar seribu kelompok sadar wisata (pokdarwis), diberi modal, dibantu bikin homestay, dibantu toiletnya agar berstandar, dibantu sistem dan sebagainya," jelasnya.
Dari program itu, kata Gus Ipul, pihaknya menargetkan terdapat 200.000 lapangan kerja untuk warga desa. "Ibu-ibu jual makanan, anak muda jadi tour guide, seperti di Bangsring Underwater ini. Penghasilan warga pengelola wisata relatif besar, melengkapi pendapatan sebagai nelayan. Warga tambah sejahtera," tambahnya.
Sebelum ke Bangsring Underwater, Gus Ipul mengunjungi sejumlah homestay milik warga di daerah Licin yang tak jauh dari kaki Gunung Ijen. Perlengkapan homestay di wilayah ini difasilitasi Kementerian Pariwisata (Kempar) dan Pemkab Banyuwangi. Bahkan, ada pinjaman renovasi homestay melalui kolaborasi dengan perbankan (Bank BTN).
Menurut Gus Ipul, warga memperoleh penghasilan tambahan dari homestay, makanan, serta menjadi pemandu ke Gunung Ijen yang saat akhir pekan dikunjungi 2.000 wisatawan dalam dan luar negeri.
"Program Seribu Dewi memperkuat komunitas desa wisata. Target seribu desa wisata unggulan itu juga dikolaborasikan khusus dengan marketplace pariwisata seperti AirBnB, CouchSurfing, TripAdvisor, termasuk startup nasional untuk membantu desa-desa wisata," pungkas Gus Ipul.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyatakan, pihaknya mendukung penuh program desa wisata yang diusung oleh Gus Ipul.
"Program tersebut, memperkuat ekonomi desa, mendatangkan wisatawan sehingga menambah perputaran uang. Otomatis pendapatan warga desa semakin sejahtera," kata Anas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




