Mirip Saracen, Polri Buru Jaringan Muslim Cyber Army

Selasa, 27 Februari 2018 | 14:32 WIB
FA
YD
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: YUD
Ilustrasi berita bohong atau hoax.
Ilustrasi berita bohong atau hoax. (Istimewa)

Jakarta - Lima orang tersangka kelompok inti pelaku ujaran kebencian Muslim Cyber Army (MCA) yang tergabung dalam Whatsapp Group "The Family MCA" telah ditangkap Direktorat Siber Bareskrim Polri dan Dit Kamsus Baintelkam Polri.

Mereka dibekuk di lima kota terpisah yakni Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang, dan Palu. Satu orang lagi tengah diburu karena masih berkerja dan berada di Korea Selatan.

"Pelaku-pelaku ini diduga sering memprovokasi lewat konten, narasi di media sosial, upaya provokasi seperti menyampaikan isu negatif tentang PKI, penganiayaan ulama, terus juga menghujat pemimpin negara dan beberapa tokoh-tokoh tertentu," kata Karo Penmas Polri Brigjen M. Iqbal, Selasa (27/2).

Mereka juga mengganggu dan mengirimkan virus kepada perorangan dan kelompok dengan tujuan merusak alat elektronik baik handphone dan komputer milik korban.

"Ini adalah upaya Harkamtibmas agar keamanan dan ketertiban masyarakat di republik ini stabil apalagi menjelang tahun politik. Kami akan mengejar siapapun yang ada di belakang ini. Tim sudah bekerja dan sedang melakukan pengembangan," sambungnya.

Ada beberapa karakteristik mereka yang agak mirip dengan Saracen tetapi sedikit berbeda. Salah satunya adalah mereka diduga tidak saling mengenal.

"Jelasnya akan disampaikan besok. Sabar saja," tutupnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon