Penangkaran Burung Kicau Hasilkan Perputaran Uang Rp 1,7 T Per Tahun
Minggu, 11 Maret 2018 | 13:24 WIB
Bogor - Peningkatan penangkaran burung kicau sangat pesat di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hasil penangkaran burung di Indonesia menggerakan ekonomi dengan nilai mencapai Rp 1,7 triliun per tahun.
"Dari sisi penangkaran burung kicau. Perputaran uang mencapai Rp 1,7 trilun per tahun. Nilai ekonomi itu dilihat dari penyediaan pakan, sangkar, hingga obat-obatan," kata Presiden Jokowi saat menghadiri Festival Burung Kicau Piala Presiden 2018 di Kebun Raya Bogor, Minggu (11/3). Dalam acara tersebut, sebanyak 3.000 burung mengikuti 30 kelas yang dilombakan untuk mendapatkan Piala Presiden.
Jokowi mengungkapkan, berdasarkan laporan, spesies burung di Indonesia mencapai 1.660-an yang merupakan kekayaan di Indonesia.
"Informasi yang diberikan kepada saya ada 1.660-an spesies jenis burung yang ada di negara kita. Jelas sebuah kekayaan yang besar diberikan Allah kepada kita," ungkap Jokowi.
Dia mengatakan, dengan festival burung kicau tersebut, dapat memberikan ruang kepada pencinta burung untuk menyalurkan hobinya.
Jokowi mengaku di seputar Istana Bogor makin banyak spesies burung, mulai kutilang, dan jalak uren yang sengaja dilepasliarkan.
"Saya ini penikmat burung kicau. Di seputar sini, sekarang sudah banyak jenis burung liar," Presiden Jokowi menambahkan.
Ia berharap, dengan banyaknya penangkaan burung kicau, ikut serta dalam pelestarian burung di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




