Basarnas Masih Teruskan Pencarian Jenazah
Selasa, 15 Mei 2012 | 16:28 WIB
"Sebenarnya pencarian SAR bisa dihentikan setelah tujuh hari, namun kami lihat kondisi yang ada dan akan teruskan operasi. Kita tidak akan hentikan operasi ini sampai nanti ada keputusan lebih lanjut."
Kepala Basarnas Daryatmo mengatakan bahwa pihaknya masih terus mencari jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Sebenarnya pencarian SAR bisa dihentikan setelah tujuh hari, namun kami lihat kondisi yang ada dan akan teruskan operasi. Kita tidak akan hentikan operasi ini sampai nanti ada keputusan lebih lanjut," jelas Daryatmo.
"Saya belum berani menyimpulkan bahwa semua korban tidak hidup. Tetapi, harus diketahui bahwa kemampuan hidup manusia itu tujuh hari, makanya itu aturan operasi SAR," katanya.
"Setiap langkah kami pertimbangkan kondisi keluarga korban, jadi kami masih melihat adanya kemungkinan-kemungkinan di bawah jurang makanya tidak dihentikan."
Untuk hari ini, evakuasi kantong jenazah dihentikan karena cuaca buruk, namun Daryatmo mengatakan sudah ada satu kantong jenazah tapi belum bisa dibawa ke puncak gunung.
Hingga hari ketujuh, sudah ada 27 kantong jenazah yang dikirimkan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala Basarnas Daryatmo mengatakan bahwa pihaknya masih terus mencari jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Sebenarnya pencarian SAR bisa dihentikan setelah tujuh hari, namun kami lihat kondisi yang ada dan akan teruskan operasi. Kita tidak akan hentikan operasi ini sampai nanti ada keputusan lebih lanjut," jelas Daryatmo.
"Saya belum berani menyimpulkan bahwa semua korban tidak hidup. Tetapi, harus diketahui bahwa kemampuan hidup manusia itu tujuh hari, makanya itu aturan operasi SAR," katanya.
"Setiap langkah kami pertimbangkan kondisi keluarga korban, jadi kami masih melihat adanya kemungkinan-kemungkinan di bawah jurang makanya tidak dihentikan."
Untuk hari ini, evakuasi kantong jenazah dihentikan karena cuaca buruk, namun Daryatmo mengatakan sudah ada satu kantong jenazah tapi belum bisa dibawa ke puncak gunung.
Hingga hari ketujuh, sudah ada 27 kantong jenazah yang dikirimkan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




