Basarnas Masih Teruskan Pencarian Jenazah

Selasa, 15 Mei 2012 | 16:28 WIB
FM
B
Tim Sukhoi Rusia, Sergei (kanan) bersama seorang prajurit Marinir TNI AL tengah bersiap untuk melakukan pengamatan terhadap lokasi ditemukannya puing pesawat Sukhoi Superjet 100 Puncak Salak 1, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5)
Tim Sukhoi Rusia, Sergei (kanan) bersama seorang prajurit Marinir TNI AL tengah bersiap untuk melakukan pengamatan terhadap lokasi ditemukannya puing pesawat Sukhoi Superjet 100 Puncak Salak 1, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/5) (Antara)
"Sebenarnya pencarian SAR bisa dihentikan setelah tujuh hari, namun kami lihat kondisi yang ada dan akan teruskan operasi. Kita tidak akan hentikan operasi ini sampai nanti ada keputusan lebih lanjut."

Kepala Basarnas Daryatmo mengatakan bahwa pihaknya masih terus mencari jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Sebenarnya pencarian SAR bisa dihentikan setelah tujuh hari, namun kami lihat kondisi yang ada dan akan teruskan operasi. Kita tidak akan hentikan operasi ini sampai nanti ada keputusan lebih lanjut," jelas Daryatmo.

"Saya  belum berani menyimpulkan bahwa semua korban tidak hidup. Tetapi, harus diketahui bahwa kemampuan hidup manusia itu tujuh hari, makanya itu aturan operasi SAR," katanya.

"Setiap langkah kami pertimbangkan kondisi keluarga korban, jadi kami masih melihat adanya kemungkinan-kemungkinan  di bawah jurang makanya tidak dihentikan."

Untuk hari ini, evakuasi kantong jenazah dihentikan karena cuaca buruk, namun Daryatmo mengatakan sudah ada satu kantong jenazah tapi belum bisa dibawa ke  puncak gunung.

Hingga hari ketujuh, sudah ada 27 kantong jenazah yang dikirimkan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon