PPP Nilai Lirik Lagu Lady Gaga Anti Agama
Selasa, 15 Mei 2012 | 16:36 WIB
“Karena kami menilai syair lagu Lady Gaga ini antireligiusitas, sementara dasar negara kita adalah religius."
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak konser penyanyi Lady Gaga yang rencananya akan berlangsung di Jakarta 3 Juni mendatang, kendati penolakan tersebut belum diberikan secara resmi.
Sekjen PPP, Romahurmuzy memandang bahwa lirik-lirik lagu Lady Gaga bersifat antireligius. Sementara dalam Ketetapan (TAP) Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dilarang menyebarkan paham antireligius.
“Karena kami menilai syair lagu Lady Gaga ini antireligiusitas, sementara dasar negara kita adalah religius,” demikian disampaikan Romahurmuzy kepada wartawan, hari ini.
Selain itu, dia juga menilai syair-syair lagu Lady Gaga menyebarkan paham vandalisme yang bisa berpengaruh buruk bagi para pemuda Indonesia.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengtakan akan membatalkan konser penyanyi Amerika tersebut sebab ada penolakan dari berbagai pihak antara lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Umat Islam (FUI) dan beberapa fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menanggapi penolakan sejumlah kalangan atas konser tersebut, politikus Golkar, Aziz Syamsuddin menilai seharusnya fraksi-fraksi DPR tak perlu terlibat mengenai hal ini. Yang penting kata dia, kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan aman.
“Ya apa urusannya dengan fraksi, fraksi mah urusan politik, konser mah urusan orang cari duit dan sepanjang faktor keamanannya terjamin ya sudah,” kata anggota Komisi Hukum tersebut di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, dalam kesempatan yang berbeda.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak konser penyanyi Lady Gaga yang rencananya akan berlangsung di Jakarta 3 Juni mendatang, kendati penolakan tersebut belum diberikan secara resmi.
Sekjen PPP, Romahurmuzy memandang bahwa lirik-lirik lagu Lady Gaga bersifat antireligius. Sementara dalam Ketetapan (TAP) Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dilarang menyebarkan paham antireligius.
“Karena kami menilai syair lagu Lady Gaga ini antireligiusitas, sementara dasar negara kita adalah religius,” demikian disampaikan Romahurmuzy kepada wartawan, hari ini.
Selain itu, dia juga menilai syair-syair lagu Lady Gaga menyebarkan paham vandalisme yang bisa berpengaruh buruk bagi para pemuda Indonesia.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengtakan akan membatalkan konser penyanyi Amerika tersebut sebab ada penolakan dari berbagai pihak antara lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Umat Islam (FUI) dan beberapa fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menanggapi penolakan sejumlah kalangan atas konser tersebut, politikus Golkar, Aziz Syamsuddin menilai seharusnya fraksi-fraksi DPR tak perlu terlibat mengenai hal ini. Yang penting kata dia, kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan aman.
“Ya apa urusannya dengan fraksi, fraksi mah urusan politik, konser mah urusan orang cari duit dan sepanjang faktor keamanannya terjamin ya sudah,” kata anggota Komisi Hukum tersebut di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, dalam kesempatan yang berbeda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




