Televisi Siarkan Langsung Debat Publik Pilgub Jatim

Rabu, 14 Maret 2018 | 12:38 WIB
AS
AB
Penulis: Aries Sudiono | Editor: AB
Peserta Pilgub Jawa Timur.
Peserta Pilgub Jawa Timur. (Antara)

Surabaya - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) telah menyepakati dalam rapat koordinasi (rakor) bersama televisi nasional dan lokal untuk menyiarkan langsung pelaksanaan debat publik pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jatim dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Debat publik merupakan amanat Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 dan dilakukan selama tiga kali.

Debat pertama digelar Selasa, 10 April 2018 dan akan disiarkan oleh Inews TV dan Trans Media (CNN, Trans TV, dan Trans7). Kemudian debat kedua dilaksanakan, Selasa, 8 Mei 2018 yang disiarkan Kompas TV dan Metro TV, serta debat ketiga atau debat terakhir digelar Sabtu, 23 Juni 2018 yang bakal disiarkan TV One, JTV, BBS TV, dan TVRI.

Hal tersebut disampaikan Gogot Cahyo Baskoro dari Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim yang dihubungi Selasa (13/3) malam.

Tiga kali debat publik tersebut diselenggarakan di Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

"Karena yang maju hanya dua pasangan, maka debat publik wajib mereka ikuti. KPU menyiapkan sanksi bagi calon yang tidak mengikuti depat publik. Jika memang ada yang berhalangan, harus ada surat keterangan dokter," ujarnya.

Apabila ada pasangan yang tidak hadir, KPU akan mengumumkan secara terbuka kepada publik bahwa calon tersebut tidak berkenan hadir pada debat publik.

"Kalau tidak muncul dalam debat publik, itu akan merugikan pasangan yang berhalangan untuk bisa menarik simpati dan mendulang suara dukungan," ujarnya.

Program
Cagub Khofifah Indar Parawansa yang diminta tanggapannya atas rencana debat publik menyatakan ajang tersebut diharapkan menjadi media yang akan membuka mata dan telinga masyarakat Jatim sebagai calon pemilih. Oleh karena itu, pemilihan tema debat harus tajam dan langsung pada penyampaian program nyata sebagaimana yang dinanti-nantikan masyarakat Jatim.

"Kita sudah tetapkan sembilan program pembangunan kemuliaan bagi masyarakat Jatim yang kita beri nama Nawabhakti Satya," ujarnya.

Program itu mengadopsi program Presiden Joko Widodo yang bernama Nawacita. Dua dari sembilan program itu adalah mengentaskan orang miskin dan memperluas lapangan kerja. 

Khofifah juga akan fokus untuk merealisasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di 664 kecamatan, 5.674 desa, dan 2.878 kelurahan se-Jatim.

Senada dengannya, cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan ia bersama pasangannya, Puti Guntur Soekarno, bertekad meningkatkan kesejahteraan rakyat Jatim yang mayoritas adalah warga Nahdlatul Ulama (NU).

Pihaknya menyiapkan delapan program unggulan, yakni Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura), PKH Super, Mas Metal (Masyarakat Melek Digital), Seribu Dewi (Mencetak 1.000 Desa Wisata), Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan), Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera), Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan), dan Madiun Plus Berkelanjutan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon