Pemprov DKI Dorong Swasta Bangun Rumah DP Nol Rupiah
Rabu, 14 Maret 2018 | 15:54 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus mengisi kekurangan rumah atau backlog sekitar 200.000 hingga 250.000 unit. Karena itu, pihak swasta akan didorong untuk ikut membangun perumahan dengan sistem DP Rp 0 yang telah dimulai Pemprov DKI di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim).
"Kita lagi dorong untuk beberapa inisiatif pemerintah-swasta dan bagian kelompok masyarakat dalam konsep penciptaan lapangan kerja," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (14/3).
Untuk memenuhi backlog tersebut, kata Sandiaga, pihaknya menargetkan dapat menyediakan 50.000 hunian selama lima tahun bagi warga Jakarta. "Target lima tahun yang dilakukan oleh Pemprov. Tetapi mesti ingat, program ini harus melibatkan masyararakat dan dunia usaha. Makanya, rumah tapak DP Rp 0 di Rorotan itu harus diapresiasi. Karena itu merupakan inisiasi swasta dalam proses partisipatif," terangnya.
Menurutnya, menyoal bagaimana cara pihak swasta bisa masuk dalam program rumah DP Rp 0 dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan, masih menjadi kendala yang harus segera dicarikan solusinya. Sandiaga berharap, begitu Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbentuk, maka sudah dapat dilihat titik terang syarat dan cara pembiayaan dan metode jual beli rumah DP Rp 0. Dengan begitu, swasta dapat bergabung dalam program ini.
"Sehingga, warga yang selama ini sudah mendapatkan tempat tinggal, bisa naik kelas. Ini kita harapan jadi solusi perumahan secara permanen," ujarnya.
Sandiaga menambahkan, diluncurkan program rumah DP Rp 0 dikarenakan, hampir ada empat sampai lima keluhan yang sama setiap hari berkaitan dengan perumahan, antrian rusunawa, dan keinginan warga memiliki perumahan yang layak, terjamin dan terjangkau.
"Ini yang memicu kita untuk mendorong terus bulan depan lahirnya BLUD khusus untuk rumah DP Rp 0. Jadi, zero down payment ini menjadi harapan kita untuk mengisi backlog sekitar 200.000 hingga 250.000 unit hunian," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




