TNI AL Selidiki Ambruknya Atap RSAL Surabaya

Minggu, 18 Maret 2018 | 14:15 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi garis polisi.
Ilustrasi garis polisi. (Antara)

Surabaya- Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan Surabaya Laksamana Pertama TNI Nalendra Djaya Iswara memastikan ambruknya bangunan di lingkungan rumah sakit tersebut akan diselidiki oleh tim dari TNI AL.

"Jadi penanganannya bukan lagi dilakukan internal RSAL, tapi sudah kami laporkan ke TNI AL melalui POMAL," katanya kepada wartawan di Surabaya, Minggu (18/3).

Dia mengatakan bangunan yang ambruk adalah Paviliun 7 di RSAL Dr Ramelan. "Plafonnya yang ambruk," ujanya.

Di ruangan tersebut terdapat delapan pasien dari total kapasitas 18 tempat tidur. Semuanya pasien telah dievakuasi.

"Awalnya kami larikan ke IGD. Sekarang sudah kami pindahkan ke ruangan lain setelah mendapat perawatan," ujarnya.

Dia menjelaskan, terdapat seorang pasien yang mengalami benturan di kepala. Namun setelah dilakukan scan dinyatakan kondisinya normal. Nalendra memastikan dari delapan pasien di dalam ruangan itu tidak ada yang mengalami luka serius.

"Kalau shock itu pasti. Tapi setelah mendapat perawatan semuanya normal kembali. Bahkan mereka bisa menceritakan kejadiannya," ucap dia.

Nalendra mengatakan, ruang Paviliun 7 baru direnovasi sekitar tiga bulan yang lalu.

"Kami memang sedang melakukan renovasi terhadap gedung-gedung yang sudah tua. Di Paviliun 7 ini kami renovasi, dari yang awalnya penopangnya kayu menjadi gavalum. Mestinya lebih kuat," ujarnya.

Lebih lanjut Nalendra tidak mau berspekulasi terkait ambruknya atap ruangan tersebut. "Kami belum bisa memberi penjelasan penyebab ambruknya bangunan ini sebelum ada hasil investigasi dari Tim TNI AL," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon