Rock The Vote Indonesia Ajak Anak Muda Peduli Pemilu
Minggu, 18 Maret 2018 | 18:38 WIB
Depok - Menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP Universitas Indonesia bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat mengadakan Rock The Vote Indonesia (RTVI) di Taman Lingkar Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia, Depok, Minggu (18/3). Acara ini merupakan sebuah program pendidikan politik, demokrasi, dan pemilu bagi para pemilih muda. Kegiatan ini mengundang 30 Universitas di Jawa barat, SMA-SMA di Depok, dan masyarakat umum.
Ada tiga kegiatan yang akan diikuti oleh para peserta RTVI ini. Antara lain adalah belajar demokrasi, politik, dan pemilu yang dirancang dengan metode diskusi di ruang terbuka bersama dengan para tutor mahasiswa ilmu politik Universitas Indonesia. Pada kegiatan ini para peserta akan dibagi menjadi kelompok-kelompok dan akan dibimbing oleh para tutor mahasiswa. Selain itu para peserta juga akan melakukan Election Mock, yaitu simulasi cara memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Lalu ada juga pemutaran film.
Menurut proyeksi penduduk yang dilakukan oleh BPS Provinsi Jawa Barat tahun 2015, terdapat 12,2 juta penduduk yang berada dalam rentang usia 17-29 tahun, atau mencapai 28,3 persen dari total penduduk Jabar atau 37,2 persen bila dibandingkan dengan jumlah daftar pemilih sementara Pilpres 2014 di Jawa Barat. Oleh karena itu Presiden Direktur CEPP, Chusnul Mar’iyah mengatakan kalau penting untuk para pemilih muda sadar politik. Menurutnya, selain karena pemilih muda itu jumlahnya banyak, anak-anak inilah yang akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa.
Selain itu pada acara RTVI ini juga hadir Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Dirinya sangat mengapresiasi acara-acara seperti ini, dan ia juga berharap agar kegiatan ini terus belanjut ke depannya sehingga tercipta civil society yang matang dan baik.
"Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh ibu Chusnul dan KPU ini. Ini penting sekali, dan saya harap lanjut sampai seterusnya. Karena yang namanya pendidikan kan tidak cuma satu-dua kali. Kalau ini terus dilakukan seperti ini, saya kira kita akan menuju apa yang dicita-citakan oleh demokrasi yaitu, civil society yang matang, yang baik sebagaimana disebutkan dalam demokrasi Pancasila," ujarnya.
Berdasarkan data dari KPU Provinsi Jawa Barat, dari jumlah DPT Pilgub Jawa Barat 2018 sebesar 32,4 juta jiwa sebanyak 30 persennya adalah pemilih muda. Oleh sebab itu urgensi pendidikan politik bagi para pemilih muda adalah meningkatkan partisipasi dalam Pilgub Jawa Barat 2018, yang ditargetkan oleh KPU Provinsi Jawa Barat sebesar 75 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




