Nelayan Indramayu Keluhkan Perizinan dan Modal
Kamis, 22 Maret 2018 | 14:44 WIB
Indramayu – Para nelayan di kawasan Indramayu, Jawa Barat, mengeluhkan masalah perizinan dan modal. Dua hal itu menjadi kendala utama yang membuat kesejahteraan nelayan sulit meningkat.
Keluhan para nelayan itu disampaikan kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) ketika berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Sumitra, Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (22/3). "Para nelayan mengeluhkan perizinan melaut hingga soal modal," ujar Kang Hasan yang sudah dua kali ke tempat itu.
Menanggapi keluhan tersebut, Kang Hasan menyatakan telah memiliki solusi jika dia terpilih melalui program Jabar Seubeuh. "Program ini akan memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan oleh para nelayan di Jawa Barat, khusunya di Indramayu ini," tuturnya.
Dia juga menegaskan akan selalu berada di garda terdepan untuk melindungi hak-hak para nelayan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Nelayan, katanya, seperti petani yang berjasa besar dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kesejahteraan hidup petani dan nelayan harus menjadi tanggung jawab pemerintah dengan cara memfasilitasi kebutuhan mereka.
"Saya akan berdiri paling depan untuk para nelayan. Saya akan tampil menjadi pelindung saudara. Negara harus hadir di setiap masalah rakyat, sesuai visi Nawacita yang digaungkan Presiden Jokowi," kata dia.
Kang Hasan bersama pasangannya, Anton Charliyan (pasangan Hasanah) berjanji akan membuat tempat penyimpanan (cold storage) agar harga ikan bisa stabil. "Dengan adanya tempat penyimpanan itu, nelayan tidak lagi dipermainkan oleh para spekulan," tuturnya.
Sementara, Dewan Presidium Serikat Nelayan Tradisional, Kajidin mengatakan, nelayan di Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberikan perubahan nyata bagi perbaikan kehidupan mereka. Nelayan di Jabar juga membutuhkan pemimpin yang bisa memberikan perlindungan hukum terhadap mereka.
"Kami tidak hanya membutuhkan bantuan finansial (modal), tetapi juga perlindungan dari negara. Kami melihat Kang Hasan mempunyai visi dan misi yang sama dengan nelayan, baik untuk melindungi, membangun, dan hal lain yang dibutuhkan oleh nelayan," tuturnya.
Dalam kunjungan itu, Kang Hasan juga melihat proses pelelangan dan berbagai jenis ikan hasil tangkapan para nelayan. Dia ditemani Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat Deddy Widjaja Dharma dan anggota DPRD Jawa Barat Syamsul Bachri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




