UNBK SMK Hari Pertama di Bengkulu Berjalan Lancar
Selasa, 3 April 2018 | 08:46 WIB
Bengkulu - Pelaksaaan Ujian Nasional (UNBK) tingkat SMK hari pertama di Provinsi Bengkulu, Senin (2/4), berjalan lancar, tanpa ada kendala yang berarti dihadapi siswa peserta Ujian Nasional (UN).
"Kami bersyukur UNBK tingkat SMK hari pertama berjalan lancar tanpa kendala yang dihadapi siswa peserta. Akses internet dan listrik berjalan lancar selama berlangsung ujian," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bengkulu, Budiman Ismaun, di Bengkulu, Senin (2/4).
Ia mengatakan, meski ada sejumlah siswa SMK tidak bisa ikut ujian hari pertama karena sakit dan sebagainya, tapi hal ini tidak memengaruhi pelaksanaan UNBK SMK di Bengkulu.
Selain itu, seluruh SMK di Bengkulu, pada tahun 2018, telah melaksanakan UNBK. SMK yang menggelar UNBK tersebut, tersebar di 10 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu.
"Saya bersyukur SMK yang berada di jauh dari pusat ibu kota kabupaten di Bengkulu, dapat melaksanakan UNBK dengan baik. Akses internet selama ujian berjalan lancar sehingga siswa tidak terhambat dalam menjawab soal-soal yang diujikan," ujarnya.
Budiman menambahkan, jumlah peserta UN tingkat SMK di Bengkulu, tercatat sebanyak 8.078 siswa. Mereka berasal dari 88 SMK negeri dan swasta tersebar di 10 kabupaten dan kota di daerah ini.
Dari jumlah peserta UNBK tingkat SMK itu, hanya belasan orang yang tidak ikut ujian hari pertama karena sakit, dan alasannya lainnya tanpa keterangan dari wali murid atau orang tua siswa bersangkutan.
"Bagi siswa yang tidak ikut UNBK ada keterangan resmi dan sakit dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan sesuai jadwal yang ditetapkan Disdikbud," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Bengkulu, Raden Wahyu. Ia mengatakan, pada hari pertama siswa SMK yang tidak ikut UNBK diperkirakan hanya mencapai belasan orang, salah satu alasan tidak ikut UN karena sakit.
"Siswa yang tidak ikut UN hari pertama sampai akhir karena sakit dan halangan lainnya, kita berikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan sesuai jadwal yang sudah kita tetapkan," ujarnya.
Dengan demikian, mereka bisa menyelesaikan studinya pada tahun 2018, dan bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diinginkan.
"Kami tetap memberikan kesempatan kepada siswa yang tidak ikut UNBK SMK hari pertama sampai akhir untuk ikut ujian susulan sesuai jadwal yang kita tetapkan. Hal ini dilakukan agar mereka lulus pada tahun 2018, sehingga dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




