Uji Coba Hari Kedua, Arus Lalin Underpass Matraman Diklaim Lebih Baik

Rabu, 11 April 2018 | 18:51 WIB
LT
JS
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: JAS
Kendaraan melaju saat uji coba
Kendaraan melaju saat uji coba "open traffic" pada hari pertama di jalur Lintas Bawah Matraman, Jakarta, 10 April 2018. Pembangunan jalur lintas bawah atau "underpass" Matraman sepanjang 670,1 meter dan lebar tujuh meter serta memiliki dua cabang jalan yaitu dari arah Jalan Matraman Dalam bercabang ke arah Jalan Pramuka Raya dan Jalan Matraman Raya itu bertujuan untuk menghilangkan persimpangan sebidang sehingga mampu mengurai kemacetan pada simpang Matraman. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Di hari kedua penerapan uji coba Underpass Matraman-Salemba, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang sempat terjadi cukup parah pada hari pertama.

Kepala Dinas Perhubungan DKI, Andri Yansyah mengatakan dari rekayasa yang dilakukan hari ini, Rabu (11/4), arus lalu lintas di sekitar Underpass Matraman-Salemba sudah lebih baik dibandingkan kemarin.

"Kesimpulan sementara, peningkatan kinerja lalu lintas di kawasan simpang Matraman, simpang Jalan Tambak dan simpang Megaria cenderung membaik. Artinya kemacetan sudah mulai berkurang," kata Andri di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (11/4).

Penurunan kemacetan di hari kedua, selain dilakukan rekayasa lalu lintas, menurut Andri, juga dikarenakan masyarakat sudah mengetahui pola pergerakan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kondisinya membaik, karena masyarakat sudah mengetahui pola pergerakan di kawasan tersebut," ujarnya.

Rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada hari kedua, di antaranya adalah arus lalu lintas dari Jalan Tambak diperbolehkan belok kanan ke arah Timur (Pramuka).

Terlihat, saat jam puncak, pukul 06.00-08.00 WIB, panjang antrean kendaraan dari arah Jatinegara dan dari arah Salemba jauh lebih rendah dibandingkan hari pertama.

"Kemudian panjang antrean kendaraan dari arah jalan Pramuka menuju simpang Tambak saat jam puncak, juga terjadi penurunan yang signifikan. Antrean hanya sampai flyover Pramuka. Kalau hari pertama sampai by pass ke Rawamangun," terangnya.

Panjang antrean dari Jalan Tambak yang mengarah simpang Tambak juga terjadi penurunan karena kendaraan diperbolehkan belok kanan ke arah timur.

Juga lalu lintas di Jalan Proklamasi, tepatnya dari simpang Tambak menuju Jalan Penataran, terlihat ramai lancar dan tetap mengalir meski pun ramai.

"Karena tidak ada lagi kendaraan yang memotong MCB atau separator, atau berhenti untuk bertanya kepada petugas. Tidak hanya itu, simpang Megaria dari arah Jalan Diponegoro dan dari arah Cikini menuju RSCM sejak hari pertama relatif lancar," paparnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon