Pilkada Jatim, Pemilih Perempuan Lebih Banyak Dibanding Laki-laki
Sabtu, 21 April 2018 | 10:02 WIB
Surabaya - Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) 2018 sebanyak 30.155.719 pemilih. DPT ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim melalui rapat pleno terbuka, di Kantor KPU Jatim, Jalan Tenggilis, Kecamatan Kendangsari, Kota Surabaya. Dibandingkan dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang semula diumumkan, terjadi penurunan sebanyak 230.267 pemilih yang sebelumnya mencapai 30.385.986 pemilih.
"Dari 30.155.719 pemilih itu untuk perempuan sebanyak 15.315.352 pemilih dan untuk pemilih laki-laki sebanyak 14.840.367," ujar Choirul Anam, Koordinator Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, dalam siaran persnya yang diterima SP, Jumat (20/4) tadi malam.
Choirul Anam mengemukakan, bahwa penurunan jumlah pemilih pada DPT itu membawa dampak terhadap jumlah tempat pemungatan suara (TPS). Jika sebelumya disiapkan sebanyak 68.084 TPS, maka sesudah penetepan DPT akan berkurang tinggal 67.644 TPS. "Puluhan ribu TPS itu tersebar di 8.497 desa kelurahan dan 666 kecamatan se Jatim," katanya. Menurut dia, penyebab penurunan jumlah pemilih DPS karena pada proses pencoretan data pemilih yang potensial non-KTP elektronik sebanyak 67.461 pemilih.
Pencoretan pada DPS itu karena mereka tidak dikenal dan atau tidak diketahui keberadaannya, meninggal dunia serta alih status dari penduduk biasa menjadi anggota TNI/Polri. Ditemukan pula data ganda yang disebabkan masalah teknis.
Kota Surabaya
Sementara itu KPU Daerah Kota Surabaya secara terpisah mengumumkan, untuk Pilgub Jatim 2018 ditetapkan sebanyak 2.006.061 pemilih. Jumlah ini menurun dibandingkan Pilgub 2013 sebanyak 2.019.200 pemilih. Jumlah DPT sekarang terbagi menjadi 1.025.980 pemilih perempuan dan hanya 980.081 pemilih laki-laki.
"Ini data sudah final," ujar Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi sambil menambahkan, bahwa koreksi untuk penambahan pemilih masih dimungkinkan pada waktu pemungutan suara, jika pada waktu pengecekan DPS yang lalu hingga menjadi DPT ini masih saja ada warga yang belum terdaftar. "DPT masih bisa berubah, misalnya alih status (warga sipil menjadi TNI atau Polri, atau meninggal dunia) sebelum hari H pemungutan suara," ujarnya sambil menyatakan apresiasinya terhadap kinerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang kali jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Data KPU Kota Surabaya mencatat, pada penyelenggaran Pilgub Jatim 2013 ada 2.019.200 pemilih. Pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2014 ada 2.001.602 pemilih. Pada Pilpres 2014 tercatat 2.017.450 pemilih. Untuk Pilwali 2015 tercatat ada 2.034.307 pemilih dan untuk Pilgub Jatim 2018 sebanyak 2.006.061 pemilih.
Kota Malang
Sedangkan KPU Kota Malang menetapkan jumlah DPT Pilwali dan sekaligus Pilgub Jatim 2018 sebanyak 600.646 pemilih yang terbagi di lima wilayah kecamatan yang ada. Di Kecamatan Blimbing terbagi atas 11 kelurahan dengan 301 TPS dengan jumlah pemilih 130.533 orang, terbagi 67.200 perempuan dan 63.333 pemilih laki-laki. Kecamatan Kedungkandang tercatat 137.626 pemilih terbagi 69.588 pemilih perempuan dan 68.038 pemilih laki-laki. Mereka tersebar di 323 TPS dan 13 kelurahan.
"Untuk Kecamatan Klojen terdapat 75.545 DPT yang akan melakukan pemilihan di 184 TPS di 11 kelurahan," ujar Ketua KPU Kota Malang, Zaenuddin, semalam. Mereka terdiri dari 39.104 perempuan dan 36.441 pemilih laki-laki. Di Kecamatan Lowokwaru dengan 12 kelurahannya memiliki 269 TPS melayani 114.505 pemilih yang terbagi 58.456 perempuan dan 56.049 orang pemilih laki-laki. Sementara di Kecamatan Sukun akan tersedia 323 TPS yang tersebar di 11 kelurahan melayani 142.437 pemilih yang terbagi 72.127 pemilih perempuan dan 70.310 pemilih laki-laki.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




