Nelayan Garut Keluhkan Infrastruktur Perikanan

Kamis, 26 April 2018 | 22:11 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Sejumlah nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan keluhan mereka kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin, Kamis, 26 April 2018.
Sejumlah nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan keluhan mereka kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin, Kamis, 26 April 2018. (Istimewa/Asni Ovier)

Garut – Para nelayan di Garut, Jawa Barat, mengeluhkan infrasruktur perikanan di kawasan mereka. Dukungan infrastruktur bagi para nelayan, seperti dermaga, penting untuk meningkatkan hasil tangkapan.

Keluhan para nelayan itu disampaikan kepada calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin saat berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Santolo, Desa Citeureum, Kecamatan Santolo, Kabutapen Garut, Jawa Barat, Kamis (26/4).

"Dermaga tempat kami menepi sangat belum layak, Pak. Lalu, asuransi yang dijanjikan pemerintah saat ini belum juga teralurkan," ujar salah seorang nelayan, Abah Asam. Dia berharap, Kang Hasan bisa memberikan solusi bagi para nelayan, terutama membangun infrastruktur, agar nasib mereka menjadi lebih baik.

Sementara, Kang Hasan mengakui bahwa permasalahan yang dihadapi oleh para nelayan cukup kompleks. Menurutnya, nasib para nelayan sering terabaikan oleh pemerintah, terutama terkait dengan ketersediaan infrastruktur.

Kang Hasan menegaskan, dirinya akan membangun infrastruktur yang dibutuhkan oleh nelayan, seperti pelabuhan atau dermaga, bila terpilih nanti. Dia juga akan memenuhi kebutuhan para nelayan untuk melaut. Menurutnya, nelayan sebagai tulang punggung perikanan nasional, harus memiliki kehidupan yang layak dan sejahtera.

"Kami telah menciptakan program yang terukur dan terjangkau. Misalnya, menyiapkan cold storage dan subsidi bagi para nelayan. Soal kebutuhan nelayan, seperti pelabuhan dan alat tangkap, itu hal wajar. Sebab, mereka menggantungkan hidup dari hasil laut. Negara harus hadir untuk membantu mereka," ujarnya.

Kang Hasan berjanji akan mengaktifkan kembali koperasi nelayan Santolo untuk mengembangkan usaha para nelayan. "Soal koperasi juga penting agar nelayan bisa mandiri dan tidak terjerat utang," kata dia.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut, Lukmanul Hakim mengatakan, cagub yang juga mantan anggota Komis I DPR itu memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan para nelayan. Menurut dia, sikap Kang Hasan yang mau mendengarkan aspirasi nelayan Santolo patut diapresiasi dan didukung.

Lukman menegaskan, nelayan di Kabupaten Garut, khususnya nelayan Santolo yang berjumlah sekitar 4.000 orang siap memenangkan pasangan Hasanah di Jawa Barat. "Baru Kang Hasan yang mau mendengar aspirasi kami. Kami sangat senang. Hanya beliau yang serius terhadap permasalahan nelayan yang sangat kompleks. Kami akan total mendukung," kata Lukman.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon