Kim Masuk Kandang Musuh, Bagaimana Prosesinya?

Jumat, 27 April 2018 | 00:41 WIB
NM
B
Penulis: Nurlis E Meuko | Editor: B1
Poster Kim dan Moon.
Poster Kim dan Moon. (AFP)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan presiden Korea Selatan Moon Jae-in akan bertemu di Garis Demarkasi Militer yang membagi semenanjung itu sebelum pertemuan puncak mereka pada Jumat (27/4) ini.

Pertemuan yang sarat dengan simbolisme. "Moon akan menyambut tamunya di blok beton yang menandai perbatasan antara dua Korea di Zona Demiliterisasi," kata Kepala Staf Kepresidenan Korea Selatan Im Jong-seok.

Ketika Kim melangkahi garis, maka ia menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang menginjakkan kaki di Korea Selatan sejak Perang Korea berakhir 65 tahun lalu. Dua negara bertetangga itu telah dilanda ketegangan yang berkarat.

Olimpiade Musim Dingin adalah sebuah moment yang menjembatani dialog di antara mereka. Dalam beberapa hari terakhir, Seoul telah mempromosikan gagasan tentang jalan menuju perjanjian damai untuk mengakhiri Perang Korea 1950-53 secara formal, yang dihentikan dengan gencatan senjata.

Korea Selatan dan Amerika Serikat juga akan mengakhiri latihan gabungan militer Foal Eagle yang melibatkan puluhan ribu pasukan. Korea Utara telah lama memprotes latihan militer itu, dan menduganya sebagai persiapan invasi.

Akhir pekan lalu, Pyongyang mengumumkan moratorium uji coba nuklir dan peluncuran rudal jarak jauh.

Ketika memasuki Korea Selatan, Kim akan diberi penjaga kehormatan militer. Kedua pemimpin akan berjalan ke Gedung Perdamaian, sebuah bangunan beton di sisi selatan desa gencatan senjata Panmunjom di mana KTT akan diadakan.

Kim akan menandatangani buku tamu sebelum sesi pagi dimulai, kata Im, menggambarkan peristiwa itu sebagai "puncak perdamaian dan kemakmuran di semenanjung Korea".

Kelompok Utara akan menyeberang kembali ke sisinya untuk makan siang, dan sebelum sesi sore, Moon dan Kim bersama-sama menanam pohon pinus, yang berarti perdamaian dan kemakmuran, yang telah melambangkan berakhirnya konfrontasi 65 tahun terakhir.

Setelah mereka menandatangani perjanjian, pernyataan bersama akan dikeluarkan. "Kami berpikir itu bisa disebut 'Panmunjom Declaration'," kata Im.

Sebuah perjamuan dan upacara perpisahan akan dilanjutkan pada malam sebelum Kim kembali ke Korea Utara.

Delegasi Pyongyang di antaranya adalah adik perempuan Kim, Kim Jong Jong, salah satu penasihat terdekatnya, yang menghadiri Olimpiade Musim Dingin di Selatan pada Februari lalu sebagai utusannya.

Kepala upacara kenegaraan Korea Utara Kim Yong Nam, yang menemani Yo Jong ke Olimpiade, juga akan menjadi bagian dari kelompok itu, demikian juga para menteri luar negeri dan pertahanannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon