Megawati Pimpin Rapat Pemenangan Gus Ipul-Puti Guntur

Jumat, 27 April 2018 | 20:56 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, bersama Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, bersama Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. (Istimewa)

Surabaya - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memanfaatkan akhir pekan ini untuk mengonsolidasi pemenangan Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto seharian ini keliling ke berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim). Kemudian, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, direncanakan bakal memimpin rapat gerakan pemenangan, Sabtu (28/4).

"Ibu Megawati akan mendengar semua laporan dari seluruh wilayah di Jatim, sekaligus memberikan arahan untuk memenangkan Gus Ipul dan Mbak Puti," kata Hasto dalam pesan tertulis di Surabaya, Jumat (27/2).

Hari ini, Hasto Kristiyanto turun membakar semangat seluruh kader PDIP di Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. "Pilkada merupakan momentum untuk memperkuat komitmen PDIP untuk menghadirkan pemerintahan dari rakyat. Pemerintahan itu harus memiliki gagasan menyeluruh terhadap perubahan nasib rakyat, agar lebih makmur dan bermartabat," kata Hasto.

Hasto menyebut kandidat Pilkada Jawa Timur nomor 2, Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno, memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan amanah di atas. "Gus Ipul dan Mbak Puti bertekad untuk konsisten dan setia di dalam menjalankan amanahnya sebagai pemimpin Jatim," tegasnya.

Hasto menyebut keduanya sebagai pasangan yang lengkap, cermin ke-Indonesia-an, perpaduan kepemimpinan yang mengakar kuat dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dan PDIP.

"Mbak Puti telah dipersiapkan sebagai pemimpin yang loyal dan setia pada janjinya dengan rakyat. Kalau sudah ditugaskan, Mbak Puti akan fokus dan all out. Mbak Puti sebagai cucu Bung Karno dan keponakan Ibu Megawati, mewarisi semangat juang penuh dedikasi bagi bangsa dan negara Indonesia," kata Hasto.

Sementara, kata dia, Gus Ipul berakar kuat di kultur nahdliyin. Gus Ipul adalah Ketua PBNU, yang tumbuh dan besar dari NU sekaligus santri. Gus Ipul adalah cicit dari (alm) KH Bisri Syansuri yang dikenal ulama besar yang sangat dihormati, salah seorang pendiri NU, dan pernah menjabat Rais Aam.

"Gus Ipul adalah representasi kekuatan NU, dan Mbak Puti representasi kaum nasionalis. Keduanya memakili dua kekuatan besar di Jawa Timur, dan membawa misi Merah Putih bagi semua golongan dan lapisan," kata Hasto.

Hasto meyakini, sosok Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno sebagai satu kesatuan pemimpin yang benar-benar menjadi cermin kepemimpinan Jatim. Keduanya juga didukung oleh PKB dan PDIP. Secara teritorial, kedua parpol ini sangat dominan di Jatim, memiliki jejaring kader, termasuk petugas partai di legislatif dan eksekutif. "Kepemimpinan Gus Ipul dan Mbak Puti saling melengkapi," kata Hasto.

Menilik semua hal di atas dan kuatnya antusiasme rakyat di Jatim, Hasto meyakini keduanya akan mendulang banyak suara dukungan di provinsi ini.

"Masyarakat Jatim memiliki emotional bonding yang kuat dengan Bung Karno. Dipadukan dengan Gus Ipul yang berbasis nahdliyin dan pesantren, maka gerak pemenangan akan makin intens," kata Hasto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon