20.000 Personel Amankan Peringatan Mayday di Jakarta
Senin, 30 April 2018 | 11:28 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya dibantu Kodam Jaya, Mabes Polri, Pemprov DKI Jakarta, siap mengamankan kegiatan memperingati Hari Buruh Internasional atau Mayday, di Ibu Kota Jakarta, Rabu (1/5) besok. Sekitar 20.000 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan data dari Intelijen jumlah massa buruh yang akan datang ke Jakarta sekitar 25 sampai 30 ribu orang.
"Dari kegiatan ini kami amankan sebanyak 20 ribu personel Polri," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/4).
Dikatakan, sasaran kegiatan Mayday dalam menyampaikan aspirasi pendapat akan digelar antara lain di Istana Merdeka, Istora Senayan, Balai Kota, Gedung DPR-MPR RI, dan lainnya, mulau pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB. Peringatan Mayday juga digelar di beberapa kota di sekitar Jakarta, seperti Bekasi Kota, Bekasi Kabupaten, Tangerang Kota, dan Tangerang Selatan.
"Persertanya ada dari beberapa elemen serikat buruh seperti KSPI, KSPMI, KSBI, dan lainnya. Temanya adalah hentikan keserakahan dan hegemoni koorporasi, wujudkan kesejahteraan rakyat. Tuntutan dalam kegiatan besok antara lain turunkan harga tarif listrik, kemudian cabut PP Nomor 78, dan pilih presiden yang pro buruh," ungkapnya.
Ia menyampaikan, polisi telah menyiapkan beberapa lokasi kantong parkir untuk kendaraan massa buruh. "Pertama di GBK, kemudian Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, IRTI, dan PRJ. Untuk titik kumpul itu ada di IRTI dan Masjid Istiqlal," katanya.
Menyoal pengalihan arus, Argo menyampaikan, bergantung situasi di lapangan. Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rencana rekayasa arus lalu lintas. "Pengalihan arus situasional," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




