Deklarasi Dukung Prabowo Capres, Buruh Dipungut Bayaran
Selasa, 1 Mei 2018 | 13:50 WIB
Jakarta - Ketua Panitia May Day Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Riden Hatam Ajiz mengaku massa buruh yang datang ke Istora Senayan Jakarta harus membayar tiket Rp 15.000 per orang. Menurutnya, pembelian tiket itu untuk deklarasi 8.000-an buruh dari KSPI yang mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada peringatan Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5) sore.
"Mereka yang sudah membayar tiket Rp 15.000 akan masuk ke Istora untuk ikut acara deklarasi bersama Prabowo," kata Riden kepada wartawan, Selasa (1/5).
Pembelian tiket tersebut, telah berlangsung seminggu yang lalu. Para buruh yang tergabung dalam KSPI telah dikoordinasi di daerah asal masing-masing untuk membeli tiket deklarasi Prabowo di Istora Senayan.
"Koordinator wilayah yang mengatur pembelian tiket tersebut dan saat di Istora mereka hanya menunjukkan tiket untuk masuk," ungkap Sekjen DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini.
Riden menyebut, hasil penjualan tiket Rp 15.000 per orang tersebut akan digunakan sebagai operasional acara pendeklarasian dukungan KSPI ke Prabowo di Istora hari ini. "Jadi kita untuk acara ini urunan bersama," katanya.
Sisa dana dari penjualan tiket dukungan deklarasi akan masuk ke dalam kas organisasi KSPI atau menambah biaya operasional lain yang masih dibutuhkan untuk acara KSPI.
Deklarasi dukungan terhadap Prabowo sebagai capres akan berlangsung di Istora Senayan pada Selasa sore pukul 15.00 WIB. Acara tersebut dihadiri Prabowo Subianto yang sekaligus menandatangani kontrak kesepakatan bersama para buruh yang diwakili Presiden KSPI, Said Iqbal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




