Karolin Berkomitmen Perjuangkan Bantuan Bersubsidi untuk Petani Sawit

Senin, 7 Mei 2018 | 23:44 WIB
YP
AO
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: AO
Calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Karolin Margret Natasa bersalaman dengan warga Desa Harapan Makmur, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Senin, 7 Mei 2018.
Calon gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Karolin Margret Natasa bersalaman dengan warga Desa Harapan Makmur, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Senin, 7 Mei 2018. (Istimewa/Yustinus Paat)

Sanggau - Calon gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut dua, Karolin Margret Natasa menyatakan siap membantu para petani sawit di Kalbar untuk mendapatkan modal usaha. Apalagi, perkebunan sawit yang berusia tua terkadang memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk bisa kembali digarap.

"Persoalan utama bagi petani sawit yang ada di depan mata adalah sawit yang sudah berusia harus ditanam kembali. Pertanyaannya, duit dari mana? Saya siap mengawal prosesnya agar kita mendapatkan bantuan. Bantuan itu bukan berarti begitu saja, tetap berupa pola pinjaman," ujar Karolin saat berkampanye di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Senin (7/5).

Di hadapan masyarakat setempat yang sebagian besar bekerja sebagai petani sawit, Karolin menjelaskan, pinjaman yang akan ia perjuangkan tidak akan memberatkan para petani, bahkan prosesnya sangat mudah. "Berbunga lunak dengan tata cara dan prosedur yang lebih sederhana. Yang punya sertifikat akan diurus agar mendapatkan bantuan yang disubsidi oleh pemerintah. Jadi, beda kalau bapak pinjam sendiri, pasti bunganya lebih besar," katanya.

Cagub yang berpasangan dengan Suryadman Gidot itu mengatakan, dirinya juga akan memprogramkan replanting atau peremajaan perkebunan kelapa sawit. Peremajaan akan ditujukan kepada masyarakat yang memiliki kebun kelapa sawit. "Itu sudah kami kerjakan. Saya Bupati Landak. Walaupun baru enam bulan, karena pengalaman kami di pemerintahan. Kami tahu di tempat kami PTPN XIII umurnya sama dengan yang di sini bahkan lebih tua. Nah, kami sedang mengurus para petani plasma PTPN XIII yang akan melakukan peremajaan dan kami sudah bekerja sama dengan BNI serta Kementerian Pertanian terkait dengan upaya pemberian subsidi kepada para petani," terangnya.

Karolin mengatakan, bantuan ini sangat dibutuhkan para petani, karena tidak semua petani mampu membiayai sendiri kebun sawit mereka untuk dilakukan peremajaan. Dia yakin, di bawah kepemimpinannya kelak, petani sawit di berbagai daerah di Kalbar bisa menikmati bantuan tersebut, sebagaimana yang sudah dirasakan petani sawit di Landak.

"Kalau yang lain masih bingung, tetapi saya sudah buktikan. Saya sedang mengerjakan itu di Landak, di Ngabang, bahwa petani bisa diberikan bantuan bersubsidi, kredit khusus untuk menanam ulang sawit, sehingga produktivitasnya nanti bisa meningkat. Untuk daerah Meliau, ini merupakan program prioritas kami. Akan lebih gampang kalau bupatinya sama dengan saya dari PDIP," kata dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon