Aksi Teror Merupakan Musuh Bersama

Minggu, 13 Mei 2018 | 21:44 WIB
ST
FH
Penulis: Stefi Thenu | Editor: FER
Tim Inafis melakukan olah TKP di lokasi ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, 13 Mei 2018.
Tim Inafis melakukan olah TKP di lokasi ledakan di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, 13 Mei 2018. (Antara/Didik Suhartono)

Semarang - Aksi teror bom terhadap tiga gereja di Surabaya dinilai sebagai tindakan biadab dan merupakan kejahatan kemanusiaan. Untuk itu, masyarakat harus bersatu padu bersama pemerintah, menyatakan perang terhadap aksi teroris.

"Teroris itu musuh kita bersama, harus dibasmi dan diperangi bersama-sama," tegas anggota DPR, Firman Soebagyo, saat sosialisasi 4 pilar wawasan kebangsaan di Kecamatan Winong Kabupaten Pati, Minggu (13/5).

Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas terjadinya aksi teror yang mengakibatkan jatuhnya korban tidak berdosa.

"Aksi teror merupakan tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan, serta tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun," tegas Anggota Komisi II DPR ini.

Firman meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan suasana untuk mengadu domba antarumat beragama.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Sedangkan bagi aparat keamanan dan penegak hukum diminta segera melakukan pengusutan sampai ke akar-akarnya dan memberi hukuman berat kepada siapapun yang terlibat aksi teror.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon