Teror Bom Surabaya, Ini Barang Buktinya
Selasa, 15 Mei 2018 | 20:20 WIB
Jakarta - Mabes Polri merilis foto barang bukti bom yang disita dari jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD) Jawa Timur. Korps baju cokelat itu juga menjelaskan hubungan antar pelaku.
"Sampai dengan hari ini, khusus untuk Jatim sudah ditangkap sebanyak 13 orang. Ini ada kaitannya dengan kejadian yang di Mako Brimob maupun di Jatim. Ada dua lain dengan terpaksa ditembak dan meninggal dunia karena pada saat diadakan penangkapan melakukan perlawanan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Selasa (15/5).
Salah satu yang ditembak mati adalah Budhi Satrijo. Dia adalah penampung dana yang digunakan kelompok JAD Surabaya. JAD Surabaya dipimpin oleh Dita Oepriarto yang tewas saat melakukan bom bunuh diri di gereja.
"Kemudian Dita sempat menitipkan bom kepada F alias Wicang. Oleh Wicang bom diserahkan kepada Tri, pelaku bom di Mapolrestabes Surabaya," sambungnya.


Misalnya ada gambar bom yang disita di rumah Dita. Ada Kno3 dan zat kimia. Lalu ada barang bukti yang disita dari rumah Anton di Rusunawa Blok B, Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Bom itu meledak sendiri.
Polisi juga menunjukan foto barang bukti dari kediaman Budhi di Sidoarjo dan bom di rumah kontrakan ASW alias Abu Haidar alias Widodo juga di Sidoarjo.
Yang lain adalah foto bom dari rumah Tri di Wonokromo, Surabaya. Bom ini juga sudah jadi dan siap ledak. Bom itu berbentuk pipa. Bom itu dirakit oleh Dita.
Selain di Jatim, Polri telah melakukan operasi penegakan hukum penangkapan terhadap dua teroris di Sumatera Selatan. Inisialnya adalah H alias Abdul Rahman alias Abu Khomsah dan Hengky alias Abu Ansor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




