Kim Ancam Batalkan Pertemuan, Bagaimana Reaksi Trump?
Senin, 21 Mei 2018 | 10:41 WIB
Seoul - Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Minggu (20/5), membahas ancaman Korea Utara untuk membatalkan pertemuan puncaknya dengan Washington.
Demikian informasi yang diterima AFP dari kantor kepresidenan Seoul, (Senin (21/5). Kantor berita resmi KCNA Korea Utara, menyebutkan Pyongyang tiba-tiba mengancam menarik diri karena tuntutan AS soal denuklirisasi.
Dalam percakapan telepon pada Minggu, Trump dan Moon "bertukar pandangan tentang berbagai tindakan yang diambil oleh Korea Utara baru-baru ini," begitu pernyataan dari kantor Moon.
Kedua pemimpin sepakat "bekerja erat" untuk keberhasilan pertemuan penting di Singapura pada 12 Juni, yang akan menjadi pertemuan pertama antara Presiden AS dan pemimpin Korea Utara.
Sikap tiba-tiba Korea Utara yang berubah ini tentu sangat mengejutkan. Apalagi Kim Jong Un sudah bertemu dengan Moon dan bertemu dua kali dengan Presiden Cina Xi Jinping.
Pada pertemuan puncak yang dramatis bulan lalu di Zona Demiliterisasi yang memisahkan kedua negara mereka, Kim dan Moon berjanji melanjutkan perlucutan senjata nuklir dan perjanjian damai.
Pyongyang juga meningkatkan harapan menjelang pertemuan dengan AS dengan mengumumkan akan menghancurkan situs uji coba nuklirnya minggu depan.
Korea Utara telah menghabiskan puluhan tahun mengembangkan persenjataan atomnya, yang berpuncak pada tahun lalu dalam uji nuklirnya yang keenam - sejauh ini yang terbesar hingga saat ini - dan peluncuran rudal yang mampu mencapai AS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




