Kang Hasan Sediakan Lapangan Kerja Lewat Boga Gawe
Selasa, 22 Mei 2018 | 17:07 WIB
Bandung – Masih banyak warga Jawa Barat yang hidup pada garis kemiskinan. Kondisi itu dialami karena mereka tidak memiliki pekerjaan yang tetap dan harus mencari nafkah hingga tengah malam, bahkan sampai subuh.
Hal itu dikatakan calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, Tb Hasanuddin melakukan sahur bersama masyarakat kelas bawah di Taman Cikapundung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/5). Pria yang akrab disapa Kang Hasan itu membagikan makan sahur kepada masyarakat yang terbiasa bekerja pada malam hari, seperti pedagang pinggiran dan loper koran.
"Ada orang yang bekerja sampai larut malam, bahkan hingga subuh. Mungkin mereka tidak sempat beristirahat hanya untuk mencari sesuap nasi. Ini tentu harus mendapatkan perhatian kita semua, terutama dari negara," ujarnya.
Dikatakan, saat ini masih banyak warga Jawa Barat yang tidak memiliki rumah dan harus menjalani kehidupan di sembarang tempat. Kondisi tersebut, lanjut Kang Hasan, harus mendapat perhatian khusus dari pemerinta, terutama terkait dengan kesejahteraan yang harus dirasakan oleh seluruh rakyat Jawa Barat.
"Rakyat kita masih banyak yang hidup di jalan, lorong-lorong, dan bawah jembatan. Mereka memiliki hak yang sama dengan warga negara lain, yakni mendapatkan kesejahteraan," tuturnya.
Mantan anggota Komisi I DPR itu menyatakan telah memiliki solusi jika dirinya terpilih sebagai gubernur Jawa Barat, yakni Program Boga Gawe. Melalui program itu, Kang Hasan akan menyediakan lapangan kerja kepada warga. Bahkan, akan ada Kartu Boga Gawe, yang berisi data diri warga yang hendak mencari pekerjaan, mulai dari tingkat pendidikan hingga pengalaman kerja.
Kartu itu, ujarnya, akan terintegrasi dengan data yang dimiliki pemerintah dengan berbagai perusahaan di Jawa Barat. "Selain itu, melalui Program Boga Gawe, kami akan fokus pada pengembangan ekonomi kreatif," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kang Hasan juga mengingatkan pentingnya tradisi sahur atau berbuka bersama. Tradisi berbagi sahur, ujarnya, juga untuk mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat sekitar yang membutuhkan uluran tangan negara dan masyarakat lain dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. Acara sahur bersama itu diisi juga dengan diskusi tentang permasalahan di Jawa Barat dan diiringi dengan lagu-lagu religi dari Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) Kota Bandung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




