Jelang 1 Tahun Embargo Qatar, Belum Ada Tanda-tanda Resolusi Konflik
Minggu, 27 Mei 2018 | 21:50 WIB
Doha - Embargo terhadap Qatar yang dilakukan oleh negara-negara tetangganya: Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir, hampir mencapai satu tahun pada 5 Juni nanti.
Menjelang peringatan satu tahun tersebut, belum tampak tanda-tanda situasi membaik. Qatar mengatakan bahwa pihaknya memberlakukan larangan impor produk apapun dari empat negara yang memutuskan tali diplomatik dan ekonomi dengan Qatar tersebut.
"Produk-produk yang berasal dari negara pemblokade tidak boleh melewati Wilayah Dewan Kerja Sama Bea Cukai Teluk (Gulf Cooperation Council Customs Territory) dan harus melewati inspeksi impor dan prosedur bea cukai," kata pemerintahan Qatar.
Pemerintah Qatar menganjurkan importir untuk mencari sumber dari negara lain. Petugas akan melakukan inspeksi ke importir untuk memastikan mereka patuh.
Keempat negara tersebut menuding Qatar mendukung kelompok teroris dan memiliki hubungan dekat dengan Iran. Qatar membantah tuduhan tersebut. Ketegangan antar Qatar dan negara-negara tetangganya itu memasa Qatar mengimpor melalui jalur Kuwait dan Oman dan membeli barang-barang dari Iran dan Turki.
Qatar, sebagai salah satu negara terkaya di dunia, mampu meredam dampak ekonomi dari embargo tersebut. Bahkan, pertumbuhan ekonominya tumbuh lebih cepat dibanding negara tetangganya dan tahun ini diperkirakan akan melewati ekspektasi IMF.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




