Dinas PUPR Bengkulu Siagakan Alat Berat di Jalur Mudik

Sabtu, 2 Juni 2018 | 11:58 WIB
U
JS
Penulis: Usmin | Editor: JAS
Ilustrasi alat berat.
Ilustrasi alat berat. (Antara)

Bengkulu - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bengkulu, akan menyiagakan alat berat di jalur mudik yang rawan longsor pada saat turun hujan lebat guna memperlancar para pemudik yang melintasi di wilayah daerah ini.

"Mulai H-7 Idulfitri, alat berat akan kami siagakan dijalur mudik yang rawan terjadi longsor saat turun hujan lebat. Ini kita lakukan agar pemudik tidak ada hambatan di perjalanan," kata Plt Kabid Bina Marga, Dinas PUPR Bengkulu, Ujang Sehat, di Bengkulu, Sabtu (2/6).

Ia mengatakan, alat berat tersebut, akan disiagakan di jalan lintas barat (Jalinbar) ruas Bengkulu-Lampung, Bengkulu-Padang, ruas Bengkulu-Lubuklinggau, dan Bengkulu-Empat Lawang, Sumsel.

Empat ruas jalan ini diperkirakan akan padat dilalui kendaraan pemudik baik dari Jawa tujuan ke Sumatera maupun sebaliknya. Karena itu, dijalur ini harus kawal dan bebas kemacetan sehingga perlu ditempatkan alat berat.

Dengan disiagakan alat tersebut, jika terjadi tanah longsor menimbun badan jalan, dapat disingkirkan dengan cepat, sehingga kendaraan pemudik tidak mengalami kemacetan di perjalanan.

"Insyaallah pada H-7 alat berat sudah kami siagakan di jalur mudik di wilayah Bengkulu. Selain itu, Dinas PUPR akan berkoordinasi BPBD setempat dalam mengantisipasi bencana longsor dan sebagainya selama berlangsung arus mudik dan balik Lebaran 2018," ujarnya.

Terkait banyak lubang besar di jalur mudik di Bengkulu, Ujang Sehat mengatakan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk menutupi badan jalan berlobang di jalur mudik dan diharapkan selesai sebelum arus mudik berlangsung.

"Sesuai permintaan Plt Gubernur Bengkulu, kami akan mengusahakan gerakan sapu lubang di jalur mudik daerah ini dapat tuntas sebelum arus mudik. Kami berusaha semaksimal mungkin agar jalur mudik di daerah ini dalam keadaan aman di lalui kendaraan," ujarnya.

Dari pantauan SP di lapangan, Jumat (1/6), jalur mudik di ruas Bengkulu-Padang, Bengkulu-Lampung dan Bengkulu-Lubuklinggau, Sumsel, tidak ada masalah karena kondisi jalannya mulus dan lebar.

Demikian pula jalur mudik Bengkulu-Empat Lawang, Sumsel, dalam kondisi baik, tetapi badan jalan tersebut, sempit dan kiri kanan jalan terdapat semak, karena rumput yang ada di pinggir jalan tidak potong oleh Dinas PUPR Bengkulu.

Hal ini membuat jarak padang sopir menjadi terganggu karena kendaraan berlawanan arah tidak terlihat jelas dari jarak jauh, terutama di tingkungan tajam.

"Kami sering tepergok dengan kendaraan berlawanan arah di tingkungan, karena jarak padang terhalang rumput yang tinggi di kiri dan kanan jalan. Kalau tidak cermat, saat bertemu kendaraan yang berlawanan arah di tingkungan, bisa bertabrakan," kata Hasan, salah seorang sopir travel jurusan Bengkulu-Empat Lawang.

Ia berharap sebelum arus mudik berlangsung rumput tinggi yang ada di kiri dan kanan jalan ruas Bengkulu-Empat Lawang tersebut, ditebas atau dibersihkan, sehingga pandangan sopir lebih jelas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon