Mudik Lebaran, Gubernur Sumut Operasikan Jalur Tol Fungsional

Senin, 11 Juni 2018 | 20:40 WIB
AS
FB
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: FMB
Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memeriksa ruas jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan jalan tol Medan-Binjai, Deli Serdang, 13 Oktober 2017.
Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memeriksa ruas jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan jalan tol Medan-Binjai, Deli Serdang, 13 Oktober 2017. (Kementerian PUPR)

Medan - Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang termasuk dalam bagian Seksi I, mulai dari Simpang Susun Tanjung Morawa-Simpang Susun Perbarakan, akhirnya dioperasikan sebagai jalur fungsional buat masyarakat.

"Jalan tol ini dibuka untuk melancarkan arus mudik dan balik masyarakat Lebaran 2018," ujar Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi saat membuka langsung jalan tol di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (11/6).

Erry mengatakan, pembukaan jalur tol fungsional ini sekaligus bentuk sosialisasi di tengah masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan untuk melalui jalan tol yang mau rampung dibangun tersebut.

"Tidak ada penetapan tarif maupun pungutan kepada pengguna jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) dan SS Kemiri sebagai bagian dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi," katanya.

Menurutnya, sosialisasi penggunaan jalan tol tanpa tarif itu dilakukan oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, belum memungut tarif untuk Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Simpang Tanjung Morawa-SS Parbarakan).

Sedangkan untuk di Seksi II-VI (Kualanamu-Parbarakan-Sei Rampah) tetap diberlakukan tarif normal dan pada periode arus mudik 13 Juni 2018 (07.00 WIB) s/d 15 Juni 2018 (07.00 WIB). Untuk arus balik 18 Juni 2018 (07.00 WIB) s/d 20 Juni 2018 (07.00 WIB) diberlakukan diskon 10 persen, bagi pengguna uang elektronik dengan saldo cukup.

Seperti diketahui, jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) memiliki panjang total 10,75 kilometer, di mana 7,5 kilometer di antaranya dibangun oleh pemerintah dan 3,25 kilometer dibangun oleh PT JMKT.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) menghubungkan Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dengan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II-VI (Kualanamu-Sei Rampah) yang telah beroperasi.

"Jalan tol yang bakal selesai dibangun sebelum memasuki tahun 2019 ini nantinya menjadi akses insfrastruktur dalam peningkatan tarif perekonomian masyarakat di Sumut," sebutnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon