Polandia Tarik 4,3 Juta Telur Terkontaminasi Antibiotik
Sabtu, 16 Juni 2018 | 15:49 WIB
Warsawa - Lembaga kedokteran hewan Polandia menarik sekitar 4,3 juta telur yang terkontaminasi dengan antibiotik. Langkah penarikan ini, hanya berselang beberapa hari setelah telur asal Belanda juga ditarik dari sejumlah supermarket di Jerman.
Kalangan pejabat organisasi tersebut telah meminta telur yang dijual di pasar domestik untuk segera ditarik, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Penarikan kembali ini disebabkan adanya residu dari antibiotik lasalocid pada tingkat yang melebihi nilai maksimum yang diizinkan," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut.
Kepala lembaga dokter hewan Polandia, Pawel Niemczuk, mengatakan, obat tersebut ditambahkan 'secara keliru' pada pakan yang diberikan kepada ayam petelur di sebuah peternakan dekat wilayah Poznan, Polandia.
"Makanan untuk penggemukan ayam penggemukan, yang secara hukum menggunakan antibiotik, secara keliru diberikan kepada ayam petelur," kata Niemczuk kepada kantor berita Polandia, PAP.
Pada Selasa (12/6) lalu, pihak berwenang Jerman menarik sekitar 73.000 telur asal Belanda dari sejumlah supermarket setelah ditemukan terkontaminasi fipronil, bahan insektisida yang memicu bahaya pencemaran bahan makanan terbesar pada tahun lalu.
Pejabat Kementerian Pertanian, Lower Saxony, mengatakan, sejumlah telur yang tercemar berasal dari pertanian organik di Belanda. Namun, pihaknya bersikeras tidak ada bahaya yang signifikan bagi kesehatan manusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




