Angka Kejahatan di Jabar Alami Penurunan
Selasa, 19 Juni 2018 | 21:21 WIB
Bogor - Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat (Jabar), Komisaris Besar Umar Surya Fana, menyatakan, jumlah kejahatan di wilayah Jabar mengalami penurunan 69 persen. Sedangkan pengungkapan kasus tindak kejahatan mengalami kenaikan sebanyak 40 persen.
"Penurunan tingkat kejahatan disebabkan kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat akan pencegahan kejahatan saat ini lebih baik," kata Umar, saat ditemui di Pos Pemantau Gadog, Selasa (19/6).
Umar mengatakan, secara global jumlah kejahatan di Jabar selama Ramadan dan Lebaran 2018 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Dibandingkan tahun lalu, kejahatan di Jabar turun sebanyak 69 persen, sedangkan pengungkapan kasus kejahatan naik dari tahun lalu sebanyak 40 persen," katanya.
Menurutnya, aksi kejahatan yang paling dominan di wilayah Jabar selama Ramadan dam Lebaran yakni pencurian, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian disertai kekerasan (curas), dan kejahatan jalanan (street crime).
"Untuk kejahatan jenis pencurian turun sampai 30 persen. Sedangkan kejahatan jalanan (jambret, begal) juga turun 15 persen," kata Fana.
Hal tersebut dikarenakan persuasi atau imbauan polisi kepada masyarakat yang akan mudik atau meninggalkan rumah jauh lebih baik.
"Artinya, masyarakat saat ini lebih waspada dan kehati-hatian ketika akan mudik, sehingga kesempatan untuk tindak kejahatan bisa menurun," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




