Pembangunan Fisik MRT Fase I Capai 94,62%
Kamis, 28 Juni 2018 | 17:38 WIB
Jakarta - Pembangunan Stasiun Haji Nawi di kawasan Fatmawati yang merupakan bagian dari proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dipastikan akan bisa rampung bersamaan dengan pengoperasian MRT Jakarta Fase I (Lebakbulus-Bundaran Hotel Indonesia).
"Pembangunan stasiun di Haji Nawi tadinya diperkirakan tidak akan bisa beroperasi pada Maret 2019, saat MRT Jakarta Fase I akan mulai dioperasikan. Tapi ketika kita melihat progres pembangunannya di lapangan, kami optimistis, pembangunan akan rampung bersamaan dengan rampungnya seluruh stasiun MRT," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, di Jakarta, Kamis (28/6).
William mengatakan, meski pada tahun lalu ada kendala pembebasan lahan warga, namun setelah diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, maka kontraktor yang mengerjakan pembangunan stasiun dapat mengejar ketertinggalannya dari jadwal yang telah ditetapkan.
"Tadinya kan di Haji Nawi ada masalah dengan pembebasan lahan. Sekarang sudah dapat mengejar ketertinggalan dalam progres pembangunannya. Jadi kami pastikan bisa rampung bersamaan dengan pengoperasian MRT Jakarta tahun depan," ujarnya.
William menambahkan, pihaknya terus memantau progres pembangunan, meski diakuinya masih ada lahan yang belum dibebaskan. Tetapi keberadaan lahan tersebut tidak menjadi kendala.
"Tidak mengganggu lagi pembangunan stasiunnya. Jadi sudah tidak ada masalah lagi. Semua stasiun, termasuk di Haji Nawi pembangunannya akan tepat waktu," tegasnya.
Sampai hari ini, pembangunan fisik MRT Fase I sudah mencapai 94,62 persen. Dengan rincian, pembangunan depo dan stasiun layang sudah mencapai 92,40 persen dan pembagunan stasiun bawah tanah sudah mencapai 96,87 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




