Korban TKI Meninggal Akibat Kapal Karam di Johor Jadi 10 Orang
Jumat, 6 Juli 2018 | 20:51 WIB
Kuala Lumpur - Sebanyak 10 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dinyatakan meninggal dunia pada pencarian hari keempat peristiwa perahu karam di Perairan Tanjung Balau, Johor, Malaysia Senin (2/7).
"Musibah perahu karam kembali terjadi pada 2 Juli 2018 di Perairan Tanjung Balau, Johor. Perahu diperkirakan membawa 44 orang penumpang," kata Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Johor Bahru, Anang Fauzi Firdaus di Johor Bahru, Jumat (6/7).
Tim Satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan terjun ke lapangan dalam penanganan musibah tersebut sejak awal diperoleh informasi.
"Aparat Pemerintah Malaysia telah mengaktifkan Tim Search and Rescue (SAR) sejak awal kejadian," katanya.
Sampai dengan hari ke empat pencarian korban, ujar dia, Tim SAR telah berhasil menemukan 25 korban selamat (24 laki-laki dan satu perempuan) dan 10 korban meninggal dunia (enam laki-laki dan empat perempuan).
"Korban yang masih dalam pencarian diperkirakan berjumlah sembilan orang," katanya.
Korban meninggal saat ini berada di Hospital Kota Tinggi, Johor, dan masih dalam proses identifikasi melalui pengambilan data post mortem, sidik jari, dan selanjutnya akan dilakukan test DNA.
Posko KJRI Johor Bahru untuk penanganan korban perahu karam dapat dihubungi pada nomor telepon : Marsianda, PF. Konsuler 1, +60 17 730 1424, Anang Fauzi Firdaus, PF. Pensosbud, +60 16 790 1164 Wino Sumarno, Staf Teknis Polri, +60 10 366 5506.
Nama-nama korban selamat adalah sebagai berikut :
1. Ager Saptoni (Ager) asal Serolangon, Jambi
2. Angga Agung Riandika (Angga) asal Tulang Bawang, Lampung
3. Arsil Muhamad Taher asal Majene, Sulawesi Barat 4. Bartopo asal Flores Timur, NTT
5. Florentius Agata asal Flores, NTT
6. Hendra Suryatna Gunawan asal Lombok Tengah, NTB
7. Hendrik asal Kupang, NTT
8. Isa Ismail asal Lombok Tengah, NTB
9. Jefrianto asal Tulang Bawang, Lampung
10. Jumlah asal Lombok Tengah, NTB
11. Maria Kristina (Kristin) asal Ngada, NTT
12. Marsiadi asal Lombok Tengah, NTB 13. Milwan asal Majene, Sulawesi Barat
14. M. Rizki Ramanda (Bagung) asal Indragiri Hilir, Riau
15. Muhamad Habibullah asal Lombok Timur, NTB
16. Muhamad Nasir asal Pidie, Aceh 17. Muhamad Taesir asal Lombok Tengah, NTB
18. Muhamad Tohri asal Lombok Timur, NTB
19. Rumadi asal Lombok Tengah, NTB 20. Sukandi asal Lombok Tengah, NTB
21. Supriyadi asal Padang, Sumbar 22. Syahfani asal Batam, Kep. Riau 23. Wahadi (Adi) asal Lombok Tengah, NTB 24. Yanto (Iyan) asal Karimun, Kep. Riau
25. Zaenal Mahendra Wiranadi asal Lombok Barat, NTB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




