Ini Kisah Sukses Winarti, Bupati Tulang Bawang

Senin, 9 Juli 2018 | 16:11 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Pelatihan bertema “Kaderisasi PDI Perjuangan Memenangkan Hati Rakyat” yang juga menghadirkan di kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.
Pelatihan bertema “Kaderisasi PDI Perjuangan Memenangkan Hati Rakyat” yang juga menghadirkan di kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jakarta, Senin, 9 Juli 2018. (Istimewa/Asni Ovier)

Jakarta - Model kepemimpinan dari rakyat yang diterapkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terbukti membawa kesuksesan bagi Winarti. Sebelum menjadi Bupati Tulang Bawang seperti sekarang, Winarti mengawali karier politiknya di PDIP dari tingkat ranting (kelurahan) di Kabupaten Lampung Tengah pada 1999.

"Saya berangkat dari bawah, dari sekretaris ranting. Saat itu saya selalu menerima tugas-tugas agar masyarakat bisa merasakan program-program yang dijalankan partai di level yang paling bawah," ujar perempuan tersebut.

Pengalaman itu diceritakan Winarti dalam pelatihan bertemu "Kaderisasi PDI Perjuangan Memenangkan Hati Rakyat" yang digelar di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (9/7). Pelatihan itu menghadirkan pula Bupati Tabanan, Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Jember Faida.

Winarti berkisah, dari ranting dia kemudian menapaki tangga karier politik di PDIP, mulai dari Ketua PAC Seputih Mataram (2000) sampai menjabat Ketua DPC Tulang Bawang (2015). Lalu, akhirnya, dia mencalonkan diri sebagai Bupati Tulang Bawang pada 2017.

"Saat itu, saya satu-satunya yang bisa mengalahkan petahana di Lampung, karena saya lahir dari rakyat," kata Winarti tentang Pilkada Serentak 2017. Dia mengaku tidak pernah berpikir untuk menang atau kalah saat mengikuti Pemilihan Bupati Tulang Bawang 2017.

"Menurut survei awal, saya cuma mendapat 24%, sementara pasangan lain rata-rata didukung 38%," ujarnya. Angka survei itu tidak membuat Winarti surut. Dia justru semakin semangat untuk menyosialisasikan 25 program prorakyat yang ditawarkannya kepada rakyat Tulang Bawang.

"Akhirnya, dengan gotong royong bersama relawan, kader, dan pengurus partai lainnya, saya bisa menang. Kalau tidak gotong royong, tidak mungkin itu terwujud," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon