Gelombang Tinggi, KM Pulau Tello Tidak ke Enggano
Senin, 23 Juli 2018 | 10:12 WIB
Bengkulu - Kapal motor (KM) Pulau Tello yang melayari Bengkulu-Enggano dan sebaliknya sejak dua pekan ini tidak berlayar alias berhenti karena gelombang di perairan Bengkulu, masih tinggi di atas lima mater.
Hal ini menyebabkan ratusan warga Enggano yang akan kembali terlantar di Kota Bengkulu, Demikian pula sebaliknya warga Bengkulu, yang ada di Enggano juga tertahan di daerah tersebut, karena kapal milik PT ASDP tidak masuk ke pulau tersebut.
Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan (KSOP) Bengkulu, Junaidi, di Bengkulu, Senin (23/7), tidak membantah hal tersebut. "Hampir dua minggu KM Pulau Tello tidak berlayar ke Enggano karena cuaca buruk dan gelombang tinggi di atas lima meter," ujarnya.
Ia mengatakan, KSOP Bengkulu, tidak mengizinkan KM Pulau Tello berlayar ke Enggano, semata-mata demi keselamatan karena cuaca buruk dan gelombang di perairan laut Bengkulu, masih tinggi.
"Kami takut kalau KM Pulau Tello diizinkan berlayar terjadi kecelakaan di laut akibat dihantam gelombang tinggi. Kami tidak mau hal ini tejadi sehingga mereka belum diizinkan berangkat ke Enggano," ujarnya.
Namun, jika cuaca sudah membaik dan gelombang di perairan laut Bengkulu, sudah normal KM Pulau Tello segera diizinkan berlayar. "Jadi, pelarangan berlayar KM Pulau Tello oleh KSOP Bengkulu, dilakukan semata-mata demi keselamatan penumpang," ujarnya.
Junaidi berharap kondisi cuaca dan gelombang di laut Bengkulu segera membaik sehingga pasokan BBM dan bahan pangan ke Enggano dapat dilaksanakan dalam pekan ini, sehingga di pulau terluar ini tidak mengalami krsisis BBM dan sembako.
"Jika cuaca sudah bagus dan gelombang di laut Bengkulu, sudah tenang pasokan BBM dan sembako, serta penumpang segera diberangkatkan ke Enggano. Namun, jika gelombang masih tinggi, KM Pulau Tello tetap tidak diizinkan berlayar," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang petugas BMKG Bengkulu, Rahyu Mailansari mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan ketinggian gelombang di laut Bengkulu, akan rendah karena cuaca saat ini lagi buruk.
"Kami tidak bisa memastikan gelombang laut di Bengkulu, akan normal karena cuaca buruk. Bisa saja ke depan gelombang di laut Bengkulu, makin tinggi. Kondisi di lapangan tidak dapat kita pastikan," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




