Polisi Masih Patroli Rumah Mardani yang Dilempar Molotov

Selasa, 24 Juli 2018 | 19:29 WIB
BM
WP
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: WBP

Polisi memeriksa rumah politikus PKS Mardani Ali Sera di Jalan KH Ahmad Madani Nomor 199D, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Kamis 19 Juli 2018) menyusul pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal ke rumah itu.
Polisi memeriksa rumah politikus PKS Mardani Ali Sera di Jalan KH Ahmad Madani Nomor 199D, Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Kamis 19 Juli 2018) menyusul pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal ke rumah itu. (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta- Polisi masih melakukan penjagaan dengan cara patroli di lingkungan rumah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, pascapelemparan molotov oleh orang tak dikenal, di Jalan KH. Ahmad Madani RT 9 RW 9, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi.

"Tentu masih ada (penjagaan), patroli di sana," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Selasa (24/7).

Dikatakan, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi untuk mengungkap pelaku pelemparan molotov tersebut. "Kami masih intensif memeriksa saksi-saksi, nanti kami cari (pelakunya)," ungkapnya.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Indarto mengatakan, penyidik saat ini fokus mengungkap siapa pelaku pelemparan molotov. "Sementara kami arahnya ke pengungkapan kasusnya dulu," kata dia.

Menyoal dugaan motif berkaitan dengan politik atau bukan, Indiarto belum bisa memastikan. Latar belakang pelemparan molotov baru bisa terungkap setelah polisi menangkap pelaku. "Nanti kalau ketangkap pelaku, kan kebongkar tuh motifnya. Sekarang masih samar-samar," tandasnya.

Sebelumnya, kediaman politisi PKS Mardani Ali Sera, dilempar molotov oleh orang tak dikenal, di Jalan KH. Ahmad Madani RT 9 RW 9, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (19/7) kemarin. Polisi menyita dua botol berisi minyak dan kain. Satu botol masih utuh, sedangkan satu lagi sudah terbakar ujung kainnya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, diduga pelaku pelemparan berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor. Namun, ciri-ciri pelaku belum diketahui secara pasti.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon