Polisi Terus Buru Pelaku Pembunuhan di Kramat Jati

Jumat, 10 Agustus 2018 | 15:38 WIB
BM
FH
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FER
Ilustrasi
Ilustrasi (Beritasatu.com)

Jakarta - Polisi terus memburu Agus salah satu pelaku pembunuhan terhadap Bonar (28), di Jalan Remaja II, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Sebelumnya, polisi telah menangkap satu pelaku atas nama Slamet Riyadi.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdi Arrahman mengatakan, penyidik sudah melacak keberadaan Agus melalui bantuan teknologi informasi (TI). Namun, yang bersangkutan ternyata tidak membawa telepon genggamnya. Sehingga, polisi melakukan pengejaran dengan cara manual.

"Satu lagi (Agus) kita masih kejar. Orangnya enggak bawa handphone, kita secara penelusuran melalui TI, kita tidak bisa (lacak). Kita kejarnya melalui cara manual saja," ujar Nurdin, Jumat (10/8).

Dikatakan, selain memburu tersangka Agus, polisi juga sedang merunut kronologi kejadian pembunuhan itu, dengan menggali keterangan tersangka Slamet yang sudah ditangkap sebelumnya. Berdasarkan keterangan sementara, tersangka Slamet mengaku hanya satu kali membacok korban Bonar. "Sekarang lagi didalami itu (kronologi kejadian). Pengakuan Slamet, dia sekali menghantam korban," ungkapnya.

Nurdin menyampaikan, sebelum kejadian tersangka Slamet dan Agus, ternyata pernah bertengkar dengan korban terkait masalah narkoba. "Pernah ada ribut masalah narkoba. Nah ini kami lagi dalami," katanya.

Ia menambahkan, polisi telah memeriksa urine tersangka Slamet pasca-penangkapan. Namun, hasilnya belum keluar. "Sudah kami lakukan semua, termasuk tes urine. Tapi hasilnya belum tahu," tandasnya.

Diketahui, Slamet dan Agus tega membunuh Bonar menggunakan senjata tajam, di Jalan Remaja II, Kampung Tengah, Kramat Jati, Rabu (8/8) dini hari lalu.

Pasca-kejadian, polisi berhasil menangkap Slamet yang masih memiliki hubungan kerabat dengan korban. Sementara, satu tersangka lainnya bernama Agus masih buron.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif pembunuhan itu diduga dipicu selisih paham antara korban dengan kedua tersangka terkait masalah narkoba.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon